6 Amalan Pembuka Rezeki Untuk Anak Muda [Paling Mustajab]

amalan pembuka rezeki
banner-download-ebook

Sebagai orang muslim ada banyak amalan yang dapat dijalankan, salah satunya amalan pembuka rezeki. Tidak semua orang memiliki rezeki yang lapang khususnya anak muda. Ada beberapa tipe orang yang sulit mendapatkan rezeki, sekalipun sudah bersusah payah dan bekerja keras untuk mendapatkannya. 

Sulitnya mendapatkan rezeki bisa disebabkan karena syirik, memutus tali persaudaraan, banyak melakukan dosa (maksiat). Hal ini pun dibenarkan dalam Hadits berikut. 

“Sesungguhnya, seorang hamba bisa bertahan rezekinya karena dosa yang dilakukannya.”. (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, dan Ibnu Majah).

Lantas, apakah ada cara agar rezeki kembali terbuka? Tentu saja ada. Berikut adalah amalan pembuka rezeki sebagai bentuk ikhtiar mendapatkan rejeki yang halal dan barokah. 

Macam Macam Amalan Pembuka Rezeki

1. Rajin Sholat Dhuha

Amalan Pembuka Rezeki Yang Bisa Kamu Coba Yang Pertama, Adalah Melakukan Sholat Sunnah, Yaitu Sholat Dhuha. Ada Banyak Hadits Yang Membenarkan Jika Sholat Dhuha Membukakan Pintu Rejeki. Salah Satunya Dari Hadis Berikut.

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad, 5: 286; Abu Daud, no. 1289; At Tirmidzi, no. 475; Ad Darimi, no. 1451.

2. Sholat Tahajud

Amalan pembuka rezeki yang kedua, menjalankan shalat sunnah tengah malam. Salah satunya adalah sholat tahajud. Sayangnya tidak banyak orang yang bisa melakukan kesempatan ini, karena banyak alasan. 

Barangsiapa yang menjalankan sholat Tahajud karena Allah SWT, selain akan dibukakan pintu rezeki, akan diberikan kedamaian batin dan lahir. Banyak Hadist yang membenarkan bahwasanya sholat tahajud membukakan pintu rezeki. Salah satunya HR. Abu Ya’la. 

“Tiga orang yang diridai Allah SWT., yaitu seorang yang pada tengah malam bangun dan shalat, suatu kaum (jamaah) yang bersaf untuk shalat, dan suatu kaum yang berbaris untuk perang di jalan Allah.” (HR. Abu Ya’la).

Sholat tahajut yang terbaik dilakukan di sepertiga malam akhir. Di waktu inilah waktu paling mustajab untuk melangitkan doa. 

3. Membaca Dzikir

Bagi sebagian orang menjalankan sholat dhuha sulit dilakukan, karena menabrak jam kerja. Apalagi jika aturan kantor tidak membolehkan sholat sunah di jam-jam produktif kerja? 

Maka kamu bisa mencoba amalan pembuka rezeki dengan dzikir. Saya rasa dzikir amalan yang paling mudah dan dapat dilakukan dalam kondisi yang berbeda. Bahkan, saat bekerja pun, hati masih bisa sambil berdzikir. 

Apa jenis dzikir yang harus dibaca? Menurut Syekh Burhanuddin As-Syadzili AL-Hanafi, menyebutkan bahwa tidak ada ketentuan terhadap lafal dzikir. 

Jadi, dzikir apapun bisa kita gaungkan. Semua Dzikir mampu membuka pintu langit, salah satunya pintu rezeki.

4. Membaca Surat Alwaqiah

Amalan membuka rezeki yang bisa kamu lakukan adalah membaca surat Alwaqiah. Dan di sub bab ini saya akan menceritakan sedikit pengalaman batin saya. Saya membaca surat Alwaqingah setiap hari, dengan niat “agar kaya dan banyak duit”.

Konsisten saya lakukan selama satu tahun lebih. Selama itu, saya tetap tidak kaya dan tidak juga menjadi seorang konglomerat. Hanya begitu-begitu saja. Sampai satu titik dimana, saya merasa ada yang salah dengan hati saya. 

Saya mencoba mengubah perspektif dan meluruskan niat, sambil tetap melakukan amalan ini. Di tahun ketiga saya menjalankan amalan ini, saya menemukan hikmah. Ternyata rezeki yang Allah berikan bukan rezeki uang dan menjadi orang kaya. 

Tetapi banyak faktor keberuntungan (sifatnya mendesak) dan selalu ada jalan. Diberi rezeki kesehatan, diberi ketenangan hati, dan diberi pikiran jernih sehingga bisa kreatif memaknai dan memanfaatkan waktu dengan perasaan full. 

Tidak hanya itu, saya merasa mudah merasakan bahagia dengan hal-hal kecil. Meski sederhana dan sepele, bagiku inilah rezeki. Karena banyak orang yang kesulitan menemukan kebahagiaan, dan kesulitan bersyukur. Dari sinilah saya belajar, setiap menjalankan amalan pembuka rezeki, atau amalan apapun. 

Jalankan dengan hati ikhlas. Biarkan Allah yang akan memberi sesuai kebutuhan kita. Bukan berdasarkan “keinginan” kita.

5. Rajin Sedekah

Bersedekah dengan niat yang benar sebagai amalan pembuka rezeki. Mungkin Anda sudah bersedekah banyak ke orang-orang yang membutuhkan. Namun masih juga seret? 

Mungkin ada yang perlu di evaluasi? Mungkin niatnya kurang ikhlas? Atau mungkin masih ada kerabat atau saudara terdekat kita, yang sebenarnya membutuhkan huluran tangan untuk diberi sedekah. 

Seringkali, banyak orang sibuk mencari siapa yang akan diberi sedekah, padahal kerabat, atau tetangga terdekat ada yang butuh. Salah satunya pendapat dari Imam Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzab, yang menegaskan bahwa sedekah kepada sanak famili lebih utama.

قَالَ أَصْحَابُنَا وَلَا فَرْقَ فِي اسْتِحْبَابِ صَدَقَةِ التَّطَوُّعِ عَلَى الْقَرِيبِ وَتَقْدِيمِهِ عَلَى الْأَجْنَبِيِّ بَيْنَ أَنْ يَكُونَ الْقَرِيبُ مِمَّنْ يَلْزَمُهُ

نَفَقَتُهُ أَوْ غَيْرُهُ قَالَ الْبَغَوِيّ دَفْعُهَا إلَى قَرِيبٍ يَلْزَمُهُ نَفَقَتُهُ أَفْضَلُ مِنْ دَفْعِهَا إلَى الْأَجْنَبِيِّ

“Teman-teman kami (bermazhab Syafi’i) mengatakan ‘tidak ada perbedaan pada sedekah yang sunnah antara keluarga dekat yang harus dinafkahi harus didahulukan daripada orang lain atau sebagainya. Menurut Al-Baghawi, memberikan kepada keluarga dekat yang menjadi tanggung jawab nafkahnya, lebih utama dibandingkan sedekah kepada orang lain.” 

(An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzab, [Dârul Fikr], juz 6, halaman 238)

Baca juga Ciri-Ciri Orang yang Sering Salat Tahajud

6. Menjaga Silaturahmi

Menjaga silaturahmi juga termasuk amalan pembuka rezeki yang cukup ringan, dan bisa dilakukan oleh siapapun, tanpa pandang bulu. Secara logika, orang yang menjaga silaturahmi, akan memiliki banyak relasi. 

Relasi inilah yang membuka potensi dan peluang tawaran pekerjaan. Sehingga dapur tetap ngebul. Tidak hanya itu. Memiliki banyak relasi yang sehat, juga tidak hanya membukakan pintu rezeki berupa finansial. 

Tetapi juga memberikan semangat, memepngaruhi pola pikir dan mempengaruhi perilaku dan perbuatan. Sebagai contoh. Relasi dengan orang-orang sholeh, akan mempengaruhi kita untuk berbuat baik. Sebaliknya, relasi yang toxic juga akan mempengaruhi kita menjadi rusak, dengki, hasut dan tidak pandai bersyukur. DImana semua ini akan mempengaruhi pintu rezeki. 

Adapun amalan pembuka rezeki yang lain selain beberapa poin di atas. Diantaranya sering-sering beristighfar. Bisa jadi rezeki seret karena doa yang kita langitkan tidak diterima Allah, karena banyaknya dosa kita. Sehingga harus bertaubat dan istighfar. 

Itulah beberapa amalan pembuka rezeki. Lakukan secara konsisten, dan luruskan niat. Karena niat yang salah, justru memotivasi diri kita untuk marah dan menyalahkan Allah SWT. 

Sebaliknya, jika amalan pembuka rezeki dipraktekan “Karena Allah Ta’ala” dan memasrahkan segalanya pada NYA. Insyaallah Allah akan mencukupi sesuai kebutuhan dan sesuai jatah rezeki kita. 

Karena setiap manusia memiliki jatah rezekinya masing-masing. Allah telah menciptakan kita, dan sudah pasti kita dalam pemeliharaanNYA. Sehingga sudah pasti diberi makan oleh sang Pemilik hidup. Masalahnya hanya kita sendiri, yaitu kitalah yang menutup pintu rezeki yang barokah.

Semoga dengan amalan pembuka rezeki di atas memberikan nasihat kepada kita semua, agar menjaga sikap, perilaku dan meluruskan niat. Agar dimudahkan atas segalanya. 

Kesimpulan

Itulah 6 amalan pembuka rezeki. Semuanya amalan diatas tidak harus dilakukan semuanya, lebih baik melakukan secara istiqomah dari beberapa amalan dari pada melakukan semua amalan tapi tidak istiqomah.

Baca juga

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis

6 Amalan Pembuka Rezeki Untuk Anak Muda [Paling Mustajab]

amalan pembuka rezeki