Cara Mendapatkan Passive Income Bagi Pemula di Era Ini

Cara Mendapatkan Passive Income
promo tahun baru 30%

Ada banyak cara mendapatkan passive income bagi pemula tapi yang sulit hanya niatnya saja, Lalu bagaimana caranya atau tips dan triknya? Tenang bukunesia akan menjelaskan secara detail dan lengkap di artikel ini.

Pada dasarnya, apa yang kita lakukan dan upayakan untuk mendapatkan uang ada banyak cara. Secara umum, ada tiga kategori penghasilan atau pendapatan. Yaitu ada yang disebut dengan pendapatan aktif, pendapatan portofolio dan pendapatan pasif (passive income). Nah, pada kesempatan kali ini, kita tidak akan mengulas ketiganya. Kita akan fokus pada pendapatan pasif atau passive income.  

Apa Itu Passive Income?

Passive income adalah istilah yang diperuntukan untuk mendapatkan uang tanpa banyak melakukan kegiatan dan usaha yang banyak. Cukup berdiam diri, pemasukan uang tetap masuk ke saku. 

Passive income dapat pula diartikan sebagai upaya seseorang menghasilkan uang di luar dari active income. Adapun cara kerja passive income, yaitu bisa dilakukan dengan melakukan investasi. Nah, bentuk investasi ini ada banyak caranya, akan kita bahas di sub bab di bawah. 

Karena kamu bisa mendapatkan uang dengan aktivitas yang minim, namun perolehan uang menggiurkan, maka tidak heran jika banyak orang yang berbondong-bondong bisa mendapatkan passive income ini. Sayangnya, tidak semua orang mampu menjalankan usaha ini. Karena sekali lagi, butuh keberanian untuk memulai. 

baca juga Cara Cari Uang Tambahan Mahasiswa Yang Trend di 2023

Alasan Mengapa Harus Punya Passive Income

Ada banyak alasan kenapa kamu perlu memiliki passive income. Dari sekian banyak alasan, berikut alasan paling klise. 

1. Tidak terjebak pada pendapatan yang stagnan 

Ketika kamu bekerja. Baik itu bekerja sebagai kantoran atau bekerja part time. Maka kamu akan mendapatkan penghasilan yang jelas dan stagnan setiap bulannya. Sementara jika kamu memiliki pendapatan passive income, kamu bisa mendapatkan jauh lebih banyak pendapatan.

2. Mendapatkan penghasilan tanpa aktif bekerja

Alasan klise lain kenapa kamu perlu memiliki passive income. Jadi kamu hanya terlihat sedikit usaha, namun kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Hal ini karena kamu sebagai pemodal, atau investor utama. Hanya saja memang dibutuhkan  modal uang yang lebih besar. Namun selama kamu memiliki uang, tidak ada salahnya untuk menginvestasikan. 

3. Nilai uang akan terus meningkat 

Alasan memiliki passive income adalah, nilai rupiah yang akan kamu dapatkan mengikuti kurs, dan relatif terus meningkat. Sebagai contoh kamu menginvestasikan uang dalam bentuk emas. Anggap saja emas di tahun sekarang harganya 400.000. Maka ketika emas akan dijual 10-30 tahun yang akan datang, harga emas jelas akan semakin tinggi harga jualnya. Hal ini juga berlaku disetiap kali menginvestasikan dalam bentuk tanah, kamu juga akan mendapatkan keuntungan cukup tinggi tiap tahunnya. Karena harga tanah setiap tahun akan semakin mahal. 

4. Menghilangkan rasa kecemasan masalah keuangan 

Salah satu alasan dan penyebab seseorang mengalami kecemasan tinggi dan akhirnya stress, rata-rata disebabkan masalah kemapanan finansial. Setidaknya dengan passive income ini, kamu tidak lagi dihantui kekhawatiran terkait dengan keuangan di masa yang akan datang.  

Dari keempat alasan mengapa harus punya passive income di atas, hanya alasan klise atau umum. Selebihnya, untuk alasan secara spesifik, setiap orang memiliki alasannya sendiri-sendiri yang sifatnya subjektif. 

Cara Mendapatkan Passive Income

Pembahasan pokok yang tidak kalah seru untuk kita ulas adalah, bagaimana cara mendapatkan passive income? Buat kamu yang penasaran, dan ingin memulainya. Bisa mengikuti salah satu atau beberapa ide berikut ini. 

1. Monetisasi youtube 

Sekarang passive income lebih mudah kita peroleh. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi, seperti platform youtube. Di youtube kamu bisa mendapatkan passive income. Bagi subscriber yang pengikutnya tinggi, mungkin akan terasa signifikan uang yang diperoleh. 

Meskipun demikian, buat kamu yang masih pemula, juga tetap membangunnya dari sekarang. Kamu bisa memulainya dengan monetisasi youtube. Mungkin sekarang subscriber kamu dibawah 10.000 subscriber. Tapi percayalah, aka nada masanya konten kamu menarik perhatian dan subscriber kamu pun bisa meledak. 

Ketika hari itu tiba. Semua konten yang pernah kamu buat, mungkin beberapa tahun lalu pun akhirnya ikut ter-up kembali. Dan susah payah kamu membuat konten slama ini bisa menghasilkan uang yang banyak. 

Kenapa youtube dapat disebut sebagai passive income? Karena uang yang digunakan adalah dollar. Jika kursnya tinggi maka uang kamu pun juga akan tinggi, dan ini berlaku sebaliknya. Tidak hanya sampai disitu. Ketika jumlah video yang ditayangkan ada banyak, maka semakin banyak pula peluang uang yang akan kamu dapatkan. 

2. Menyewakan Properti

Cara mendapatkan passive income yang selanjutnya adalah, menyewakan properti. Sebenarnya cara ini cara lama. Namun sampai saat ini cara ini masih relevan dan masih cukup menjanjikan.  Terutama buat kamu yang memiliki aset properti. 

Jika kamu tidak cukup memiliki modal properti. Misalnya, kamu memiliki aset tenda mewah atau memiliki benda-benda antik. Maka kamu bisa menyewakan barang antik tersebut untuk atribut fotografi atau mika punya mobil lawas, kamu juga bisa menyewakan untuk ajang foto prewedding atau semacamnya. 

Setidaknya aset yang kamu milikinya, yang mungkin saja jarang kamu gunakan. Akhirnya terpakai. Dan kamu pun mendapatkan pemasukan. Apalagi saat banyak yang menggunakan aset kamu, tentu saja kamu juga akan mendapatkan pemasukan uang lebih banyak.

3. Bisnis Sewa Kos/Rumah

Jika kamu memiliki properti mewah seperti mobil, kamera, vila, atau alat elektronik lain. Maka kamu bisa menyewakannya. Apalagi jika penyewaan properti sesuai segmentasi pasar. Maka, kamu bisa mendapatkan keuntungan lebih tinggi. 

Apalagi jika kamu memiliki rumah bagus atau villa yang jarang ditempati. Daripada tidak ditempati, tidak ada salahnya untuk menyewakan. Setidaknya dari menyewakan, kamu bisa mendapatkan pemasukan uang, yang mana uang tersebut dapat digunakan untuk perawatan villa, sisanya bisa di putar untuk investasi lain. Agar semakin tinggi pula passive income nya.

4. Investasi 

Kamu juga bisa mendapatkan passive income dengan investasi. Berbicara tentang investasi, ada banyak jenis yang bisa kamu coba. Setidaknya ada beberapa bentuk diantaranya investasi reksadana, investasi saham, investasi emas dan investasi properti. 

Dari beberapa macam jenis investasi di atas. Investasi emas adalah cara yang paling mungkin dilakukan. Karena hanya butuh modal yang tidak seberapa. Cocok buat kamu yang masih pemula. Investasi emas bagi pemula juga minim risiko dan lebih aman. Karena bisa dilakukan secara personal atau secara mandiri. Tidak harus melibatkan pihak luar yang mana bagi sebagian orang merasa kurang pas, karena banyak aturan.

5. Menerbitkan Buku

Sementara buat kamu yang memiliki keterampilan dibidang menulis. Maka kamu bisa mendapatkan passive income dengan cara menerbitkan buku. Ketika kamu menerbitkan buku, kamu akan mendapatkan royalti. Apalagi jika buku yang kamu terbitkan banyak dilirik pembaca. Maka royalty yang akan kamu dapatkan pun juga semakin tinggi. 

Kita mencoba berandai-andai mendapatkan passive income dari buku yang kamu terbitkan. Anggap saja buku kita tidak begitu laku di pasar. Sehingga setiap bulannya hanya mendapatkan Rp. 300.000 per satu buku. 

Jika kita dalam sebulan bisa menerbitkan 1 buku, dan dalam setahun bisa menerbitkan 12 buku. Maka jika kita kalkulasikan (dengan kemungkinan penjualan paling minimal Rp 300.000) maka 12 buku (kali) Rp. 300.000. Maka Dalam sebulan kamu bisa mendapatkan Rp 3.600.000. Selama buku masih laku, kamu akan mendapatkan royalti dalam kurun waktu tertentu. 

Dari kelima cara mendapatkan passive income di atas, mungkin masih terasa berat. Buat kamu yang butuh ide yang pas untuk pemula, di sub bab contoh passive income dibawah mungkin lebih pas dan sesuai. 

Contoh Passive Income

Setelah mengetahui pengertian, alasan dan cara mendapatkan passive income di atas, sebenarnya ada banyak contoh passive income yang lain. Seperti berikut. 

1. Membuka Toko Online

Membuka toko online ternyata juga salah satu cara mendapatkan passive income. Jika kamu tidak memiliki produk. Maka kamu pun bisa menjual produk dari perusahaan atau supplier. Jadi, kamu menjadi reseller atau dropshipper saja. Dimana kamu hanya membantu menjualkan produk mereka. Sistem kerja yang kamu lakukan pun tidak terlalu berat. 

2. Membuat Blog Ber-Adsense 

Di bab cara mendapatkan passive income dengan menerbitkan buku. Buat kamu yang merasa bahwa menerbitkan buku terlalu berat. Maka kamu bisa menulis tulisan singkat dan dipublikasikan di blog yang ber-adsense. Setidaknya dari sinilah, kamu nantinya juga akan mendapatkan uang setiap bulannya. Semakin banyak pengunjung yang membuka website kamu, semakin banyak pula uang yang akan kamu peroleh. 

3. Membuka Kursus Online

Jika kamu tidak memiliki skill non akademik, dan merasa pandai secara akademik. Maka kamu bisa membuka kursus online. Dimana kamu cukup memberikan kursus sesuai dengan kemampuan kamu. Misal pandai di bidang matematika, maka bisa memberikan kursus matematika. Dsb

4. Mengikuti Program Afiliasi

Mengikuti program afiliasi juga termasuk pekerjaan yang akan mendapatkan passive income. Cara kerja afiliasi, kamu cukup mengirimkan link ke media sosial kamu. Kamu cukup memarketingkan atau mempengaruhi audience agar membeli produk yang ditawarkan. Ketika ada yang membeli, kamu akan mendapatkan keuntungan .

5. Membuka Rekening Tabungan Bunga Tinggi

Bisa juga dengan cara yang tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga. Misalnya, kamu bisa membuka rekening tabungan dengan bunga tinggi. Semakin banyak uang yang kamu tabung, maka semakin tinggi pula bunga yang akan kamu peroleh. Hanya saja cara ini kurang direkomendasikan buat kamu yang mengutamakan hukum islam. Karna hukum bunga riba.

6. Menyewakan Gudang Penyimpanan

Khusus kamu yang punya rumah yang tidak terpakai atau lahan yang tidak terpakai. Daripada nganggur. Kamu bisa ubah lahan tersebut sebagai gudang. Kemudian kamu bisa menyewakan tempat tersebut sebagai gudang penyimpanan. Tentu ini peluang yang cukup menguntungkan. Apalagi jika penyewa adalah perusahaan, maka bisa mendapatkan keuntungan yang lebih menjanjikan lagi. 

Itulah beberapa contoh passive income yang bisa kamu coba, yang sifatnya ringan dan mungkin dipraktekan bagi pemula. Adapun contoh passive income lain, seperti  Menyewakan Properti Di Airbnb, Membuat Podcast, Memasang Iklan Di Mobil, Menjual Produk Digital dan masih banyak lagi. 

Itulah beberapa ulasan seputar passive income. Semoga dari ulasan sederhana ini memberikan gambaran dan wawasan buat kamu untuk mulai memikirkan membuka usaha yang tidak begitu berat, namun tetap bisa menghasilkan uang.

(Irukawa Elisa)

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis

Cara Mendapatkan Passive Income Bagi Pemula di Era Ini

Cara Mendapatkan Passive Income