Susunan Acara Lamaran yang Sering Digunakan

susunan acara lamaran
banner-download-ebook

Tidak semua orang memiliki kesempatan bisa melamar atau dilamar oleh seseorang. Jadi buat kamu yang sekarang sedang pusing campur bahagia dan perasaan dag dig dug karena hendak melamar wanita pujaan, patut diperjuangkan. 

Sebagai pemula yang baru pertama kali melamar sang kekasih. Pasti ada rasa kaku, rasa bingung karena tidak tahu proses lamaran itu seperti apa. nah, di artikel ini kamu bisa mengetahui dan mengintip susunan acara lamaran.

Dari sekian banyak bentuk atau konsep lamaran, pada kesempatan kali ini akan kita ulas konsep lamaran di rumah, dan lamaran menggunakan adat budaya islam. Sementara buat kamu yang memiliki keterbatasan dana, susunan acara lamaran berikut juga bisa dikonsep dengan lamaran sederhana loh.

Sebelum mengulas dan fokus lebih dalam tentang lamaran kore,a tidak ada salahnya jika kami mempelajari pengertian dasar lamaran dan pengertian tuangan. 

Pengertian Lamaran

Lamaran dalam bahasa lain disebut juga dengan khitbah. adalah pihak laki-laki mendatangi keluarga perempuan dengan tujuan ingin mempersunting pasangannya (perempuan yang dicintainya). Dalam budaya atau adat jawa, prosesi lamaran dari pihak laki-laki akan membawa seserahan atau mahar untuk pihak mempelai wanita.

Lamaran dapat pula diartikan sebagai upaya meminta izin dan meminta restu dengan cara mempertemukan dua keluarga untuk berjanji dan berorientasi pada pernikahan. Lamaran diajukan oleh pihak laki-laki, dan pihak perempuan yang menjawab, apakah menerima lamaran tersebut, atau menolak. 

Jangan dikira lamaran selalu berujung pada persetujuan. Ada juga lamaran yang endingnya ditolak oleh pihak perempuan, karena banyak alasan. misal karena cinta bertepuk sebelah tangan, salah satu pihak keluarga tidak berkenan dan masih banyak alasan lain. Itu sebabnya banyak pihak laki-laki yang merasa dag dig dug saat hendak melamar. 

Pengertian Tunangan

Sementara yang dimaksud tunangan adalah acara yang dilakukan setelah lamaran. Jadi ketika dua belah pihak keluarga setuju, mereka akan mengadakan tunangan yang dilakukan setelah lamaran dan sebelum ke jenjang pernikahan. 

Adapun prosesi acara pertunangan, identik dengan pemberian cincin pertunangan ataupun kalung emas. Sementara untuk acara pertunangan itu sendiri, setiap daerah, suku, agama memiliki budaya dan caranya sendiri-sendiri. Jadi bentuk rangkaian acaranya lebih beragam dan variatif. Seperti yang kita tahu, bahwa negara indonesia negara majemuk atau negara plural.

Perbedaan Lamaran dan Tunangan

Jika dilihat dari dua pengertian tentang tunangan dan lamaran, maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan diantara keduanya terletak pada konteksnya.

Lamaran dilakukan dengan sacral, jika orang jawa dilakukan dengan upacara adat. Selain itu, pihak laki-laki saat melakukan lamaran membawa seserahan dan mahar untuk pihak mempelai. DImana seserahan dan mahar inipun jika kita ulas, memiliki makna filosofis tersendiri, namun tidak akan kita ulas di sini. 

Sementara tunangan bersifat kekinian. Umumnya lamaran momentumnya saat pihak laki-laki menyematkan cincin di jari manis kiri pasangannya. Bagi yang menganut istilah pacaran, maka tunangan ini hanya sifatnya mengubah status saja. yaitu mengubah status dari pacaran menjadi serius ke jenjang pernikahan. 

Lantas, urutannya harus lamaran dulu atau tunangan dulu? Nah ini jawabannya ternyata berbeda-beda. Tergantung masing-masing orang dan tergantung dari keinginan masing-masing. Ada yang melakukan lamaran dulu, baru dilakukan tunangan. Adapun yang melakukan tunangan terlebih dahulu, baru dilakukan lamaran. 

Nah, kamu termasuk yang mana? Atau mungkin kamu termasuk yang mengikuti ajaran islam. Tidak mengenal pacaran berubah menjadi tunangan. Tetapi menganut lamaran berubah menjadi suami istri. Tanpa ada kata istilah pacaran, tetapi ta’aruf. Apapun itu pilihannya, itu adalah hak asasi setiap individu. 

Susunan Acara Lamaran

Mungkin kamu salah satu orang yang sekarang sedang mempersiapkan diri untuk melamar kekasih hati? Pastinya rasanya dag dig dug, hati bergetar. Sebagai calon pengantin pemula, (iya pemula, jika sudah berpengalaman itu berarti sudah pernah mengalami kepahitan dalam rumah tangga) pasti mencari tahu seperti apa sih susunan acara lamaran. Berikut gambaran susunan acara lamaran yang umum digunakan. 

1. Kedatangan Keluar Pria 

Sudah pasti harus ada pihak laki-laki yang datang dalam acara lamaran. Jika tidak ada pihak laki-laki, namanya bukan lamaran dong. Setuju?. Karena syarat lamaran harus dihadiri oleh keluarga kedua belah pihak, yaitu pihak laki-laki dan pihak perempuan.  

2. Penyambutan Keluarga Pria

Ketika pihak keluarga laki-laki datang ke rumah pihak perempuan, maka pihak keluarga perempuan memberikan sambutan dengan baik. Misalnya mendekor, jika tidak cukup uang dan ingin sederhana. Maka bisa dilakukan dengan merapikan dan membersihkan rumah. Memberikan jamuan, baik itu minuman dan makanan untuk pihak keluarga pria. Dan masih ada banyak lagi bentuk sambutan yang bisa kita sampaikan sebagai bentuk keramahan dan kesenangan kita terhadap kehadiran keluarga laki-laki. 

3. Pemberian Seserahan

Di dalam muslim yang sudah berakulturasi dengan budaya jawa, pihak laki-laki datang ke pihak perempuan dengan membawa seserahan. Bentuk seserahan pun ada banyak, tidak hanya satu macam saja. Itu sebabnya bagi kamu yang ingin menikah cepat, padahal masih mudah, harus pastikan siap secara finansial. Karena menikah itu tidak bermodal cinta saja. 

4. Pembukaan Oleh MC

Umumnya acara pun akan segera dimulai, diawali dari pembukaan oleh MC. Nah, untuk acara lamaran itu sendiri ada yang dikonsep secara serius, ada juga yang dibuat dengan konsep yang lebih santai. Biasanya pihak MC akan menyesuaikan permintaan tuan rumah.

5. Penyampaian Tujuan Lamaran (Keluarga Pria)

Setelah pembukaan dari MS, masuk ke acara inti dari lamaran. Yaitu pihak keluarga pria menyampaikan tujuan lamaran kepada pihak keluarga perempuan. Di tahap ini, sudah pasti kamu akan merasa awesome banget, hati antara mau terbang, dan sar ser, jedak jeduk. Bahkan, jika kamu sudah tahu jawabannya akan diterima, tetap saja ada rasa awesome yang tidak bisa diceritakan dan hanya bisa kamu rasakan. 

6. Penyampaian Jawaban (Keluarga Perempuan)

Seusai pihak keluarga laki-laki mengutarakan maksud dan tujuannya. Maka MC akan mempersilahkan keluarga pihak perempuan untuk memberikan jawaban. Untuk rasa, saya yakin rasanya juga sama saja. berbunga-bunga dan penuh perasaan awesome yang tidak bisa tersampaikan lewat kata dan kalimat. 

7. Tukar Cincin

Jika jawaban pihak keluarga perempuan adalah “Iya” maka lanjutlah ke prosesi tukar cincin. PIhak laki-laki memasangkan cincin di jari pihak perempuan. MOmen ini biasanya paling seru dan haru. Umumnya, di moment ini reaksi penonton (kedua belah keluarga) yang paling ter-UWU, ramai riuh. 

Namun ada juga yang memutuskan lamaran dengan nuansa sakral. Biasanya acara akan berjalan dengan hikmat dan terasa mendalam. Jadi untuk suasana, model dan gaya lamaran tergantung dari kebijakan dan selera dari masing-masing pasangan. 

8. Makan Bersama

Setelah pasang cincin, masuk ke susunan acara lamaran yang kedelapan, yaitu makan bersama. Pada dasarnya makan bersama ini upaya saling mempererat hubungan antara dua belah pihak keluarga. Acara ini pun acara paling lumer dari acara-acara sebelumnya yang masih terasa kaku dan formal. 

9. Ucapan Terimakasih

Setelah makan-makan dan dirasa acara sudah cukup, maka dilanjutkan dengan ucapan terimakasih dari pihak perempuan ke pihak keluarga laki-laki. Bagaimana dengan isi pidato ucapan terimakasih? Pada dasarnya isi ucapan pun tidak ada aturan baku, tergantung dari masing-masing orang. 

10. Penutupan Doa

Bagian terakhir adalah bagian penutup. Di Bagian penutup di beberapa daerah yang ajaran islam dan budaya lokal masih kuat. Akan menghadirkan sesepuh, kyai kampung atau orang yang dipercaya oleh pihak keluarga untuk memimpin doa. 

Tentu saja bagian penutup ini tergantung dari masing-masing orang dan gaya lamarannya. Jika orangnya beragama muslim, sudah pasti akan berdoa dalam cara islam. Jika orang non muslim, mereka pun akan berdoa dengan cara mereka. Sedangkan bagi yang suka lamaran nuansa modern, mereka juga tetap bisa menjalankan proses lamaran sesuai dengan keinginan mereka. 

Itulah beberapa susunan acara lamaran. Dari sepuluh susunan lamaran di atas, sebenarnya bukan susunan yang bersifat baku dan abstrak. Jadi jika kamu ingin mengubah susunan dengan lebih kekinian bisa mengkonsep demikian. 

Sementara buat kamu yang tertarik susunan acara lamaran yang sakral dan mengikuti budaya,maka susunan acara lamaran ini bisa dijadikan contoh atau gambaran. Semoga sedikit ulasan tentang acara lamaran ini memberikan gambaran. Semoga buat kamu yang mendekati waktu melamar kekasih hati, dimudahkan dan dilancarkan ya. (Irukawa Elisa)

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis

Susunan Acara Lamaran yang Sering Digunakan

susunan acara lamaran