Buat kamu yang sedang ingin lebih dekat dengan Allah lewat sholat tengah malam, buku karya Bagas Ihsanul Umam ini bisa dijadikan buku bacaan yang inspiratif buat kamu. Atau mungkin kamu salah satu pembaca yang punya bakat menulis namun bingung mau menerbitkan buku kemana?
Artikel ini akan membahas siapa sih sosok Bagas dan testimoni Bagas juga bisa kamu jadikan catatan referensi buat kamu yang ingin menerbitkan buku juga.
Profil Bagas Ihsanul Umam
1. Pendidikan Bagas Ihsanul Umam
Bagas Ihsanul Umam, penulis Dua Rakaat Dulu Aja sekaligus penggerak dakwah digital anak muda, menempuh pendidikan yang konsisten dari pesantren hingga magister. Ia memulai studinya di Pondok Pesantren Syafa’aturrasul lalu melanjutkan ke Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta, yang menguatkan fondasi keagamaan dan akademisnya.
Setelah itu, ia meraih gelar S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan predikat cum laude pada awal 2023, dan kini tengah menempuh pendidikan S2 di Universitas PTIQ Jakarta untuk memperdalam kajian Al-Qur’an dan pendidikan Islam.
2. Karir Bagas Ihsanul Umam
Selain dikenal sebagai penulis Dua Rakaat Dulu Aja, Bagas Ihsanul Umam juga aktif sebagai pegawai dakwah digital dan konten kreator di Instagram yang rutin membagikan tips keagamaan, motivasi ibadah, serta refleksi spiritual untuk generasi muda.
Ia juga mendirikan Kelas Pelajar Quran (KPQ), sebuah platform pembelajaran Al-Qur’an online yang telah membantu ribuan peserta, dari pemula hingga yang sudah lancar membaca.
Selain itu, Bagas kerap menjadi narasumber di berbagai seminar dan kampus, baik di dalam maupun luar negeri, seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Kebangsaan Malaysia.
3. Buku karya Bagas Ihsanul Umam
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, jika Bagas adalah seorang penulis buku berjudul Dua Rakaat Dulu Aja. Secara garis besar, buku ini membahas tentang keutamaannya, hukum, tata cara, hingga kisah-kisah shalat tahajud.
Ia tahu betul bahwa banyak orang sebenarnya ingin bangun malam, tapi sering terkendala rasa malas atau kurangnya motivasi. Karena itu, melalui buku ini, Bagas memberikan dorongan motivasi.
Alasan Bagas Ihsanul Umam Memilih Penerbit Bukunesia
Bagas memilih Penerbit Bukunesia karena penerbit ini tidak hanya berfokus pada layanan teknis penerbitan, tetapi juga menghadirkan pendampingan menyeluruh bagi penulis. Mulai dari penyuntingan naskah, desain layout, hingga strategi pemasaran, semua dijalankan dengan profesional, komunikatif, dan menghargai setiap karya.
Dengan proses yang rapi, timeline yang jelas, serta tim yang sabar dan suportif, Bukunesia memberikan rasa aman sekaligus kepercayaan diri bagi penulis bahwa karyanya akan sampai ke tangan pembaca dengan kualitas terbaik.
Pengalaman Bagas Ihsanul Umam Menerbitkan Buku di Penerbit Bukunesia
Menerbitkan buku pertama tentu penuh rasa deg-degan dengan banyak pertanyaan, mulai dari apakah naskah akan diterima hingga bagaimana proses penyuntingan dan pendampingan penerbit. Hal ini juga dialami oleh Bagas Ihsanul Umam, penulis Dua Rakaat Dulu Aja: Panduan Menggapai Cinta Allah di Sepertiga Malam.
Sebagai penulis muda yang ingin menghadirkan karya bermanfaat, ia akhirnya memilih Penerbit Bukunesia, karena dinilai tidak hanya menawarkan layanan penerbitan, tetapi juga memberikan pendampingan penuh sejak awal hingga buku siap dipasarkan. Berikut adalah pengalaman langsung Bagas Ihsanul Umam saat menerbitkan bukunya bersama Bukunesia
“Jujur, awalnya agak ragu untuk menerbitkan buku perdana saya. Tapi setelah riset dan ngobrol dengan beberapa teman penulis, saya akhirnya memutuskan untuk menerbitkannya bersama Bukunesia—dan itu adalah keputusan yang sangat saya syukuri.
Kenapa Bukunesia? Karena dari awal, mereka nggak cuma jualan jasa penerbitan, tapi benar-benar mendampingi saya sebagai penulis. Prosesnya rapi, komunikatif, dan nggak ribet. Saya merasa karya saya benar-benar dihargai dan diproses dengan profesional.
Selama proses penerbitan, saya terkesan banget sama cara kerja timnya—dari editor yang detail dan sabar, tim layout yang estetik tapi tetap fungsional, sampai tim marketing yang bantu banget dalam promosi buku. Mereka bukan cuma kerja cepat, tapi juga punya rasa.
Prosesnya juga sesuai ekspektasi. Timeline jelas, progress update rutin, dan setiap tahapan selalu dikonfirmasi ke saya. Ketika ada tantangan—misalnya revisi naskah yang cukup banyak—tim editor bantu breakdown jadi terasa ringan. Saya nggak merasa sendiri selama prosesnya.
Hal yang paling saya syukuri dari pengalaman ini adalah saya jadi lebih percaya diri sebagai penulis. Buku ini bukan cuma sekadar karya, tapi juga menjadi jalan baru dalam memperkuat personal branding dan kontribusi saya di bidang edukasi keislaman.
Kalau kamu sedang mikir untuk menerbitkan buku dan ingin partner yang profesional sekaligus manusiawi, saya sangat merekomendasikan Bukunesia. Terima kasih sudah bantu mewujudkan mimpi ini”.
Referensi
Sieradmu.com. (2024, Januari 3). Memperkenalkan, Bagas Ihsanul Umam: Motivator Muda dan Konten Kreator Dakwah Millenial. Diakses dari https://sieradmu.com/memperkenalkan-bagas-ihsanul-umam-motivator-muda-dan-konten-kreator-dakwah-millenial/ (Sieradmu)
Bukunesia.com. (2025, Mei 7). Biografi Bagas Ihsanul Umam: Inspirator Muda dalam Dakwah. Diakses dari https://bukunesia.com/tokoh/biografi-bagas-ihsanul-umam/ (Penerbit Bukunesia)
BintangPusnas/perpusnas. (n.d.). Dua Rakaat Dulu Aja Panduan Menggapai Cinta Allah di Sepertiga Malam Terakhir. Diakses dari https://bintangpusnas.perpusnas.go.id/konten/BK73775/dua-rakaat-dulu-aja-panduan-menggapai-cinta-allah-di-sepertiga-malam-terakhir (Bintang Pusnas)