Banyak penulis pemula merasa bahwa langkah tersulit dalam menulis buku adalah menyelesaikan naskah. Padahal, tantangan berikutnya justru dimulai ketika naskah akan dikirim ke penerbit.
Cara mengirim naskah buku tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Setiap penerbit memiliki standar, sistem seleksi, dan format pengiriman yang berbeda. Jika penulis tidak memahami proses ini, peluang naskah untuk dilirik penerbit bisa menjadi lebih kecil.
Daftar Isi Artikel
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengirim Naskah
Menurut laporan Book Industry Study Group, proses seleksi naskah di penerbit profesional sangat dipengaruhi oleh kualitas naskah, kesesuaian dengan target pasar, serta kelengkapan dokumen yang dikirimkan.
Artinya, cara penulis menyiapkan dan mengirim naskah menjadi bagian penting dari strategi penerbitan. Berikut tiga kesalahan yang perlu dihindari saat mengirim naskah buku agar peluang diterima penerbit lebih besar.
1. Mengirim Naskah Tanpa Revisi yang Matang
Kesalahan yang sering terjadi adalah mengirim naskah yang belum melalui proses revisi secara menyeluruh. Banyak penulis merasa naskah pertama sudah cukup baik, padahal revisi merupakan tahap penting untuk memperbaiki struktur, alur, serta kejelasan pesan dalam tulisan.
Penelitian dalam Journal of Writing Research menunjukkan bahwa revisi berulang dapat meningkatkan kualitas tulisan secara signifikan, terutama dalam hal keterbacaan dan kejelasan ide.
Penerbit profesional menerima banyak naskah setiap hari, sehingga naskah yang terlihat belum rapi, masih penuh kesalahan ketik, atau alurnya tidak jelas cenderung langsung tersisih.
2. Tidak Memahami Ketentuan Pengiriman dari Penerbit
Setiap penerbit memiliki panduan pengiriman naskah yang berbeda, mulai dari format file, kelengkapan dokumen, hingga jumlah halaman contoh yang harus dikirimkan. Namun, masih banyak penulis yang mengabaikan ketentuan ini dan mengirim naskah secara asal.
Laporan dari International Publishers Association menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap pedoman pengiriman menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses seleksi naskah. Naskah yang tidak mengikuti ketentuan biasanya langsung ditolak sebelum masuk tahap penilaian isi.
3. Mengirim Naskah ke Banyak Penerbit Tanpa Strategi
Sebagian penulis mengirim naskah yang sama ke banyak penerbit sekaligus tanpa mempertimbangkan kesesuaian tema atau target pasar. Cara ini memang terlihat praktis, tetapi sering kali tidak efektif karena setiap penerbit memiliki fokus dan segmentasi pembaca yang berbeda.
Dalam kajian pemasaran buku, konten yang sesuai dengan segmentasi pasar memiliki peluang lebih besar untuk diterima dan dipasarkan. Artinya, naskah yang dikirim ke penerbit yang tepat akan memiliki kemungkinan lebih besar untuk lolos seleksi.
Buku anak, misalnya, lebih cocok dikirim ke penerbit yang fokus pada buku anak, sementara buku motivasi lebih relevan untuk penerbit pengembangan diri, dan buku akademik lebih tepat untuk penerbit pendidikan.
Baca Juga: 4 Kriteria Naskah yang Baik dan Layak Terbit
Cara Mengirim Naskah Buku
Banyak penulis pemula berhasil menyelesaikan naskah, tetapi justru berhenti di tahap berikutnya karena bingung cara mengirimnya ke penerbit. Tidak sedikit yang ragu, takut ditolak, atau tidak tahu harus mulai dari mana.
Padahal, proses mengirim naskah buku sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan jika alurnya jelas dan didampingi oleh pihak penerbit.
Melalui layanan kirim naskah Bukunesia, penulis bisa memulai langkah penerbitan dengan cara yang lebih praktis, cukup mengisi formulir, mengunggah naskah, lalu menunggu proses kurasi dari tim penerbit. Dengan alur yang sederhana dan pendampingan yang jelas, berikut cara mengirim naskah bukunya.
1. Pastikan Naskah Sudah Siap Dikirim
Cara mengirim naskah buku sebaiknya dimulai dari naskah yang sudah benar-benar siap. Pastikan naskah yang akan kamu kirim sudah direvisi, tidak ada perubahan besar, dan merupakan versi terbaik menurutmu.
Selain itu, perhatikan juga kerapian naskah, mulai dari struktur tulisan, ejaan, hingga konsistensi isi. Naskah yang rapi menunjukkan keseriusan penulis dalam proses penerbitan.
2. Menyesuaikan Naskah dengan Jenis Buku yang Diterima
Setiap penerbit memiliki fokus jenis buku tertentu. Ada penerbit yang fokus pada buku akademik, ada yang khusus buku anak, dan ada pula yang menerima buku umum populer. Pada layanan kirim naskah Bukunesia, beberapa jenis buku yang bisa dikirim antara lain:
- Fiksi
Meliputi buku roman, fantasi, fiksi puisi, kisah nyata, kritik sastra, literatur, misteri, naskah drama, novel Indonesia, novel remaja, novel umum, hingga kumpulan puisi.
- Nonfiksi Umum Populer
Termasuk buku kesuksesan, leadership atau kepemimpinan, self improvement, pengembangan diri, dan tema populer lainnya. - Religi dan Spiritual
Berisi buku agama, filosofi, filsafat, kepercayaan, serta tema spiritualitas. - Sosial dan Politik
Meliputi autobiografi, biografi, jurnalisme, komunikasi, lingkungan hidup, politik, sejarah, sosial budaya, serta ilmu media komunikasi. - Hobi dan Profesi
Termasuk buku tentang alam, fotografi, hewan peliharaan, hiburan, humor, keterampilan, kuliner dan resep, musik, olahraga, otomotif, permainan, seni, tanaman, hingga travel. - Buku Keluarga
Meliputi buku bimbingan orang tua, nama-nama bayi, serta tema keluarga lainnya.
Dengan memastikan naskah sudah siap dan sesuai kategori yang dibutuhkan penerbit, peluang naskahmu untuk diproses akan semakin besar. Langkah berikutnya, kamu bisa langsung mengirim naskah melalui formulir yang disediakan oleh Bukunesia.
3. Menyesuaikan Syarat Naskah yang Dikirim Yang Diinginkan Penerbit
Setiap penerbit memiliki standar kualitas, nilai, dan pertimbangan pasar yang berbeda. Karena itu, penulis perlu menyesuaikan naskah sejak awal agar peluang diterima lebih besar.
Di Bukunesia, naskah yang dikirim sebaiknya sesuai dengan value penerbit, memiliki potensi pasar, merupakan karya asli, serta memiliki ide yang orisinal dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, semua naskah akan melalui proses kurasi oleh tim editor untuk memastikan kualitas dan kelayakan terbit. Dengan memahami syarat ini, proses pengiriman naskah menjadi lebih terarah dan peluang menuju tahap penerbitan semakin terbuka.
Baca Juga: 5 Cara Kirim Naskah ke Penerbit: Panduan Lengkap untuk Pemula
4. Mengisi Formulir Pengiriman Naskah
Cara mengirim naskah buku saat ini umumnya dilakukan melalui formulir online. Proses ini memudahkan penulis karena tidak perlu datang langsung ke kantor penerbit. Pada layanan kirim naskah Bukunesia, penulis cukup:
- Mengisi data diri pada formulir
- Melengkapi informasi seperti kontak, pekerjaan, dan media sosial
- Mengunggah file naskah
- Mengirim formulir
Proses ini menjadi langkah awal agar naskah masuk ke sistem penerbit dan bisa diproses oleh tim editorial.
5. Menunggu Proses Seleksi dari Tim Editor
Setelah formulir dikirim, naskah akan masuk ke tahap seleksi. Tim editor akan menilai apakah naskah sesuai dengan standar penerbit.
Beberapa syarat umum naskah yang diproses adalah sesuai dengan nilai dan lini penerbit, memiliki peluang pasar, karya asli, bukan plagiarisme, ide tulisan dapat dipertanggungjawabkan dan Lolos seleksi editor.
6. Dihubungi oleh Konsultan Penerbitan
Jika naskah sudah masuk ke sistem, biasanya penulis akan dihubungi oleh pihak penerbit. Pada layanan Bukunesia, konsultan penerbitan akan menghubungi penulis pada jam kerja untuk menjelaskan proses selanjutnya.
Tahap ini penting karena penulis akan mendapatkan terkait penjelasan alur penerbitan, informasi proses editing, rencana produksi dan distribusi dan pembahasan strategi pemasaran.
7. Mengikuti Alur Penerbitan hingga Buku Terbit
Jika naskah diterima, proses akan berlanjut ke tahap produksi. Secara umum, alurnya meliputi:
- Kirim naskah
- Seleksi oleh editor
- Informasi penerimaan naskah
- Editing, layout, dan desain
- Pengajuan ISBN
- Pembahasan strategi pemasaran
- Proses marketing dan penjualan
Tahap ini memastikan buku tidak hanya selesai dicetak, tetapi juga memiliki rencana distribusi dan pemasaran.
Jika kamu sudah memiliki naskah dan ingin tahu prosesnya secara lebih jelas, kamu bisa langsung mengirim naskahmu di Layanan Kirim Naskah Bukunesia. Prosesnya sederhana, isi data, unggah naskah, lalu tunggu tim penerbit menghubungi kamu untuk proses selanjutnya.
Semoga artikel dari Bukunesia ini bermanfaat untuk membantu kamu memahami cara mengirim naskah buku dengan benar dan terhindar dari kesalahan.
Referensi
Book Industry Study Group. (2022). Book Publishing Industry Trends Report.
International Publishers Association. (2021). Global Publishing Industry Overview.
Journal of Writing Research. (2019). The Impact of Revision on Writing Quality.
Nielsen Book. (2020). Understanding Book Consumers Report.
UNESCO. (2017). The Global Book Publishing Industry Report.

