7 Contoh Kerangka Cerpen Persahabatan yang Menarik

contoh kerangka cerpen persahabatan

Ngaku suka menulis fiksi? Atau masih belajar mengasah skill menulis fiksi? Kamu bisa memulainya dengan menulis cerpen.

Jika kamu kesulitan mengangkat tema cerpen, maka mengangkat tema persahabatan yang paling relevan dan akrab untuk para pembaca.

Berikut kita akan ulas 7 contoh kerangka cerpen persahabatan dan 5 cara membuat kerangka cerpen. Dimana ulasan ini bisa kamu jadikan stimulus ide dan eksplore skill menulis kamu loh. 

Contoh Kerangka Cerpen Persahabatan

Dalam teori penulisan fiksi, struktur cerita menjadi fondasi utama. Menurut Burhan Nurgiyantoro dalam Teori Pengkajian Fiksi, karya fiksi yang baik dibangun oleh unsur tema, alur, tokoh, latar, dan konflik yang saling berkaitan.

Sementara itu, Edgar Allan Poe menekankan bahwa cerpen idealnya memiliki satu efek dominan yang kuat dan fokus. Artinya, cerita pendek harus terarah dan tidak bertele-tele. Berikut 7 contoh kerangka cerpen persahabatan yang bisa kamu gunakan dan kembangkan.

1. Persahabatan yang Retak karena Kesalahpahaman

    Tema: Kesalahpahaman dalam persahabatan
    Tokoh: Dua sahabat sejak kecil
    Latar: Sekolah menengah
    Konflik: Salah satu tokoh percaya gosip tentang sahabatnya
    Klimaks: Mereka saling diam dan hubungan memburuk
    Penyelesaian: Kebenaran terungkap, mereka berdamai dan belajar untuk saling percaya

    Kerangka ini menonjolkan konflik emosional yang dekat dengan kehidupan remaja.

    banner collaborative maret

    2. Sahabat Berbeda Latar Belakang

      Tema: Toleransi dan penerimaan
      Tokoh: Anak dari keluarga sederhana dan anak pejabat
      Latar: Lingkungan sekolah atau kampung
      Konflik: Perbedaan status sosial menimbulkan ejekan dari lingkungan
      Klimaks: Salah satu tokoh membela sahabatnya
      Penyelesaian: Lingkungan mulai menerima persahabatan mereka

      Cerita ini mengangkat nilai sosial dan empati.

      3. Persahabatan di Tengah Persaingan

        Tema: Persahabatan dan ambisi
        Tokoh: Dua sahabat yang mengikuti lomba yang sama
        Latar: Kompetisi akademik atau olahraga
        Konflik: Mereka bersaing memperebutkan juara
        Klimaks: Salah satu harus memilih antara menang atau membantu sahabat
        Penyelesaian: Mereka menyadari bahwa persahabatan lebih berharga dari trofi

        Kerangka ini menekankan nilai kedewasaan dalam bersikap.

        4. Sahabat yang Terpisah Jarak

          Tema: Kesetiaan dalam jarak
          Tokoh: Dua sahabat yang harus pindah kota
          Latar: Kota berbeda
          Konflik: Komunikasi mulai jarang, muncul rasa canggung
          Klimaks: Salah satu merasa dilupakan
          Penyelesaian: Mereka membuktikan bahwa jarak tidak memutus persahabatan

          Cerita ini relevan dengan kehidupan modern yang penuh mobilitas.

          5. Persahabatan dan Rahasia

            Tema: Kepercayaan
            Tokoh: Sekelompok sahabat
            Latar: Sekolah atau lingkungan rumah
            Konflik: Salah satu menyimpan rahasia besar
            Klimaks: Rahasia terbongkar dan memicu konflik
            Penyelesaian: Mereka belajar tentang arti kejujuran dan saling memahami

            Konflik rahasia membuat cerita terasa tegang dan emosional.

            6. Sahabat yang Menginspirasi

              Tema: Motivasi dan dukungan
              Tokoh: Sahabat yang pemalu dan sahabat yang percaya diri
              Latar: Sekolah
              Konflik: Salah satu tokoh tidak percaya diri mengikuti lomba
              Klimaks: Sahabatnya memberi dukungan penuh
              Penyelesaian: Tokoh utama berani mencoba dan tumbuh menjadi pribadi lebih kuat

              Kerangka ini menghadirkan efek positif dan inspiratif.

              7. Persahabatan dan Pengorbanan

                Tema: Pengorbanan demi sahabat
                Tokoh: Dua sahabat dekat
                Latar: Lingkungan keluarga atau sekolah
                Konflik: Salah satu menghadapi masalah keluarga
                Klimaks: Sahabatnya rela berkorban demi membantu
                Penyelesaian: Hubungan mereka semakin erat dan semakin harmonis

                Cerita ini cocok untuk membangun suasana haru dan emosional.

                Contoh kerangka cerpen persahabatan di atas dapat menjadi panduan awal sebelum mulai menulis. Dengan menyusun tema, tokoh, latar, konflik, klimaks, dan penyelesaian secara terstruktur, cerita akan terasa lebih fokus dan bermakna.

                banner ebook terbit buku

                Persahabatan adalah tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mudah dikembangkan menjadi cerita yang menyentuh hati pembaca

                Menurut James Scott Bell dalam Write Great Fiction: Plot & Structure, struktur plot membantu penulis menjaga fokus dan arah cerita. Kerangka membuat penulis tidak kehilangan inti konflik dan pesan utama.

                Selain itu, Janet Burroway dalam Writing Fiction menjelaskan bahwa cerita pendek membutuhkan struktur yang padat agar efek emosionalnya maksimal.

                Baca Juga: 4 Contoh Kerangka Cerpen Lengkap, Detail dan Terbaru

                Cara Membuat Kerangka Cerpen

                Buat kamu yang masih bingung bagaimana membuat kerangka cerpen persahabatan, kamu bisa lihat maping map gambar sebagai berikut.

                mapping map contoh kerangka cerpen
                Maping Map Kerangka Cerpen

                Dari gambar kerangka cerpen di atas berfungsi sebagai peta cerita. Dengan kerangka yang jelas, penulis dapat menyusun alur, menentukan konflik, serta menjaga fokus cerita.

                Menurut Burhan Nurgiyantoro dalam buku Teori Pengkajian Fiksi, karya fiksi yang baik disusun melalui hubungan yang terstruktur antara tema, alur, tokoh, dan latar.

                Tanpa struktur yang jelas, cerita akan sulit berkembang secara logis. Berikut 5 cara membuat kerangka cerpen yang praktis dan mudah diterapkan, terutama bagi penulis pemula.

                1. Tentukan Ide dan Tema Cerita

                  Langkah pertama dalam membuat kerangka cerpen adalah menentukan ide utama cerita. Ide dapat berasal dari pengalaman pribadi, pengamatan sehari-hari, atau peristiwa yang sedang terjadi di sekitar.

                  Tema menjadi inti pesan cerita. Dengan menentukan tema sejak awal, cerita akan memiliki arah yang jelas dan tidak mudah melebar. Misalnya, jika temanya adalah persahabatan, maka konflik dan tokoh yang muncul harus tetap berkaitan dengan hubungan pertemanan.

                  2. Tentukan Tokoh Utama dan Karakternya

                    Tokoh adalah penggerak cerita. Karena itu, dalam kerangka cerpen perlu ditentukan siapa tokoh utama dan bagaimana karakternya. Jadi kamu perlu menuliskan beberapa hal penting tentang tokoh, seperti nama tokoh, sifat atau kepribadian, tujuan atau keinginan tokoh dan masalah yang dihadapi.

                    Menurut Janet Burroway dalam Writing Fiction, karakter yang kuat akan membuat pembaca lebih mudah terhubung secara emosional dengan cerita. Misalnya, tokoh utama adalah seorang siswa pendiam yang ingin membuktikan dirinya mampu memenangkan lomba menulis.

                    3. Susun Alur Cerita Secara Sederhana

                      Setelah menentukan tokoh, langkah berikutnya adalah menyusun alur cerita. Dalam kerangka cerpen, alur tidak perlu terlalu detail. Cukup tuliskan garis besar peristiwa penting. Umumnya alur cerpen terdiri dari tiga bagian utama:

                      • Awal (pengenalan): memperkenalkan tokoh dan situasi cerita
                      • Tengah (konflik): masalah mulai muncul dan berkembang
                      • Akhir (penyelesaian): konflik mencapai klimaks dan diselesaikan

                      Struktur ini dikenal sebagai struktur dramatik yang sering digunakan dalam penulisan cerita. Aristotle dalam karya klasik Poetics menjelaskan bahwa cerita yang baik memiliki awal, tengah, dan akhir yang saling berkaitan secara logis.

                      4. Tentukan Konflik Cerita

                        Konflik adalah elemen penting dalam cerpen. Tanpa konflik, cerita akan terasa datar dan kurang menarik. Setidaknya ada tiga konflik yaitu konflik dengan diri sendiri, dengan orang lain dan dengan lingkungan. 

                        Misalnya, tokoh utama ingin mengikuti lomba menulis tetapi tidak mendapat dukungan dari temannya. Konflik seperti ini akan membuat cerita lebih hidup dan memberi ruang bagi perkembangan karakter. Dalam kerangka cerpen, cukup tuliskan konflik utama serta bagaimana konflik tersebut berkembang hingga mencapai puncaknya.

                        Baca Juga: 6+ Cara Membuat Konflik dalam Cerpen yang Menarik & Unik

                        5. Tentukan Akhir Cerita

                          Langkah terakhir dalam membuat kerangka cerpen adalah menentukan penyelesaian cerita. Akhir cerita tidak selalu harus bahagia, cukup masuk akal dan berkaitan dengan konflik sebelumnya.

                          Buat kamu yang bingung menentukan akhir cerita bisa menentukan dengan membuat si tokoh berhasil mencapai tujuannya, tokoh belajar dari kegagalan atau si tokoh mengalami perubahan sikap atau pemahaman

                          Menurut James Scott Bell dalam Write Great Fiction: Plot & Structure, penyelesaian cerita sebaiknya memberikan dampak emosional yang kuat sehingga pembaca merasa cerita tersebut memiliki makna.

                          Semoga artikel dari Bukunesia ini bermanfaat serta dapat menjadi referensi dalam memahami contoh kerangka cerpen persahabatan agar ide cerita lebih mudah dikembangkan.

                          Referensi

                          Aristotle. (335 BCE). Poetics.
                          Burhan Nurgiyantoro. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
                          Edgar Allan Poe. (1842). Review of Hawthorne’s Twice-Told Tales.
                          James Scott Bell. (2004). Write Great Fiction: Plot & Structure. Cincinnati: Writer’s Digest Books.
                          Janet Burroway. (2019). Writing Fiction. Chicago: University of Chicago Press.

                          MAU NULIS TAPI BINGUNG MULAI DARI MANA?

                          Ebook gratis ini akan membantu kamu menulis buku novel, biografi, fiksi, dan nonfiksi dengan lebih mudah. Dilengkapi panduan serta tips praktis agar proses menulismu makin percaya diri dan terarah.