Fungsi Tema dalam Menulis Puisi

Fungsi tema dalam menulis puisi

Fungsi tema dalam menulis puisi adalah untuk membantu penulis puisi dalam memudahkan membuat judul, menentukan pesan yang disampaikan dan juga membentuk suasana yang diangkap dalam puisi.

Secara umum, fungsi tema dalam puisi adalah seperti itu. Itu sama halnya saat kita menentukan tema dalam cerita fiksi lainnya entah itu novel ataupun cerpen. Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas lengkap mengenai Cara Menentukan Tema Cerita.

Nah, sebelum lebih lanjut memahami mengenai fungsi tema lebih dalam, mari pahami dahulu mengenai definisi tema yang benar. Dengan pondasi pengetahuan dasar yang kuat akan bisa membuat seorang penulis menjadi lebih ahli nantinya.

Definisi Tema

Secara umum, tema merupakan sebuah gagasan utama atau topik utama dari sebuah tulisan baik itu cerita maupun puisi. Nah, tema inilah yang akan membangun sebuah cerita bisa menjadi lebih hidup, bisa nyambung dengan yang lainnya dan juga memiliki kedalaman makna.

Paling mudahnya, misalkan kita punya puisi mengenai percintaan remaja. Nah, tema yang diangkat adalah tentang percintaan. Makanya nanti pesan yang disampaikan juga berkaitan erat dengan romantisasi dan kepuitisan dalam sebuah cerita atau puisi tersebut.

Fungsi Tema dalam Puisi

Dengan memahami definisi tema itu sendiri, kita dapat membuat kesimpulan awal bahwa fungsi tema ini untuk membentuk topik yang diangkat dalam sebuah karya puisi.

Pastinya, sesuatu yang tidak memiliki batas akan susah sekali untuk ditulis atau disampaikan karena bahasannya yang begitu luas. Dengan adanya koridor tema ini, minimal sang penulis bisa lebih mudah dalam produksi karyanya dan juga mudah dalam menentukan judul nantinya.

Fungsi yang kedua adalah akan memudahkan sang penulis dalam membuat pesan tersirat dalam sebuah puisi. Pastinya, puisi yang baik adalah yang memiliki amanat (pesan) yang mengenang bagi pembacanya atau yang mendengarkannya. Makanya, tema ini penting supaya pesannya tidak kemana-mana apalagi tema dalam puisi itu kebanyakan tersirat.

Nah, fungsi yang ketiga adalah sebagai USP (unique selling point) dari karya puisi yang ditulis tersebut. Orang datang membaca atau mendengarkan puisi pasti akan mencari topik yang sesuai dulu kan. Nah, topik ini tema yang harus jelas.

Selain memudahkan pembaca, bagi penulis juga menjadi harga jual tersendiri akan karyannya. Sebab, tidak semua karya bisa cocok dengan semua target sasaran pembaca atau pendengar. Semakin baik segmen pembacanya maka semakin besar juga kemungkinan pesan yang menarik bisa diterima oleh pendengar puisi tersebut.

Baca juga mengenai: Apa itu sasaran pembaca?

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis