Pengertian Novel Komedi dan Cara Membuat

contoh novel komedi

Novel dalam bahasa Indonesia yang dikenal oleh masyarakat Indonesia memiliki berbagai jenis novel. Mulai dari  novel romantis, novel misteri, novel horor, novel komedi, dan lain sebagainya. Salah satu yang biasanya dijadikan hiburan bagi masyarakat adalah novel komedi. Bagaimana cara membuat novel komedi?

Baca juga: Perbedaan Novel dan Novelet

Novel Komedi

Novel komedi merupakan salah satu jenis novel yang dikenal di Indonesia dan bahkan beberapa novel komedi merupakan novel yang laris di pasaran. Akan tetapi, apa itu pengertian dari novel komedi dan bagaimana cara membuat novel komedi? Di bawah ini akan dijelaskan secara mendetail mengenai novel komedi.

Secara umum, novel komedi merupakan novel yang memuat berbagai unsur komedi atau humor, sehingga membuat para pembaca terhibur. Artinya, novel komedi itu merupakan novel yang bertujuan membuat para pembacanya terhibur dan tertawa. Dengan pengertian tersebut, tentu ada tantangan sendiri bagi penulis yang ingin menulis novel komedi.

Cara Membuat Novel Komedi

Agar novel komedi dapat berhasil diciptakan dan ditulis dengan baik dan tujuannya untuk menghibur dan membuat tertawa pembaca tercapai, maka ada beberapa cara membuat novel komedi yang tepat di bawah ini.

1. Teknik Khusus

Sama halnya seperti membuat novel jenis lain, novel komedi juga perlu dibuat dengan menggunakan teknik khusus agar tujuan novel dan juga pesan di dalam novel tersebut sampai ke pembaca dengan baik. Pada dasarnya, materi komedi bisa berasal dari mana saja, terutama jika berkaitan dengan hal yang tidak wajar, menyimpang, atau aneh.

Dari situ Anda sebagai penulis dapat mengembangkan materi komedi yang mana perlu diingat kembali bahwa komedi memiliki fungsi hiburan untuk manusia, sehingga cerita yang tersaji pada novel komedi berasal dari peristiwa sehari-hari yang dekat dengan masyarakat dan ditulis dengan menggunakan cerita yang komedi atau lucu.

Baca juga: Membuat Outline Novel

2. Menggunakan Cara Pandang Persona

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa pada dasarnya novel komedi ini mengandung cerita yang berisi tentang kehidupan sehari-hari, yang dikemas dengan cerita yang lucu atau komedi dan akhirnya merangsang pembaca untuk tertawa atau setidaknya tersenyum karena kesadaran di dalam dirinya sendiri.

Biasanya, novel komedi ini mengajak pembaca mampu menyadari dan membenarkan mengenai hasil cipta teks cerita yang lucu di dalam novel komedi. Sehingga dalam proses penulisannya, penulis harus mampu mengulik cerita dengan menarik dan dengan menggunakan cara pandang komedi.

Cara pandang komedi ini bisa diambil dengan cara pandang persona. Artinya, cara pandang persona harus atau wajib dimiliki oleh siapa saja yang merupakan penulis novel komedi, komika, pelawak, dan pemain seni pertunjukan agar bisa menampilkan cerita yang lucu, terutama jika cerita tersebut ada di dalam novel.

3. Menempatkan Humor Sebagai Konten Utama

Meski dibukukan dan ditulis dalam bentuk novel, perlu diingat bahwa novel komedi perlu mengutamakan humor sebagai konten utamanya. Artinya, penulis harus benar-benar membawa konten humor tersebut untuk menghibur dan juga mengundang perhatian, sehingga novel komedi yang ditulis mampu menimbulkan ketertarikan pembaca.

Biasanya ketertarikan pembaca pada konten humor atau novel komedi ditandai dengan munculnya reaksi alamiah, misalnya tertawa atau tersenyum. Dengan demikian, maka novel komedi yang diangkat sebagai cerita tersebut harus memiliki plot yang matang dan juga sengaja dirancang dengan tujuan membuat pembaca tertawa atau mengundang tawa.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melebih-lebihkan situasi dengan cara mengeksploitasi hal yang tabu, baik itu melalui segi bahasa, tindakan, hubungan, peristiwa fenomenal, atau karakter ceritanya.

Penting juga disini menggunakan gaya penulisan yang benar. Pahami mengenai apa itu gaya penulisan?

4. Mengulik Keresahan Diri Sendiri

Cara paling mudah dalam menulis adalah mengulik keresahan diri sendiri. Hal ini juga dapat diterapkan pada novel komedi. Jika Anda mengalami kesulitan dalam membuat materi, maka Anda bisa memulai menulis dengan mengulik keresahan diri sendiri. Misalnya menciptakan kegundahan tokoh utama dalam cerita dalam bentuk set up atau premis.

Kemudian, setu up atau premis tersebut dapat ditutup dengan punchline melalui dialog dari para tokoh yang ada di dalam karakter novel komedi tersebut dengan konsep tek-tok. Dengan demikian, akan ada tokoh yang memberi umpan dan ada tokoh yang menerima atau memakan umpan.

Penulis juga bisa mengadopsi materi atau cerita di dalam novel komedi dengan mengadopsi 3 acts atau drama tiga babak dengan menggunakan twist ending. Dengan demikian, penulis akan lebih mudah menetapkan tujuan secara jelas mulai dari awal menulis novel komedi tersebut.

5. Language, Logic, Identity, Action

Sebelum menulis novel komedi, Anda perlu mengetahui bahwa ada empat teknik menulis humor. Yang pertama adalah language, logic, identity, dan juga action. Berikut adalah penjelasan dari keempat teknik tersebut.

a. Language

Language atau bahasa yakni adalah teknik menulis cerita komedi dengan menciptakan humor melalui perkataan, cara bicara, plesetan, makna kata, atau dengan menggunakan narasi cerita. Cara tersebut diciptakan melalui bahasa yang bisa disampaikan dengan lisan maupun tulisan.

b. Logic

Setelah menggunakan teknik bahasa atau language, Anda juga perlu menggunakan teknik logic atau logika, yang mana artinya cerita komedi tersebut tercipta dari adanya logika mengenai fenomena umum dan penulis harus mampu mematahkannya sehingga menjadikan cerita tersebut menjadi humor atau komedi.

c. Identity

Selanjutnya adalah identity atau identitas. Penulis novel komedi harus mampu menciptakan komedi melalui identitas khas yang digambarkan melalui karakter atau pemerannya. Apabila pemeran tersebut memiliki ciri khas khusus yang mampu menarik menggunakan ciri khas komedi, maka novel komedi tersebut akan berhasil.

Sehingga, Anda sebagai penulis harus benar-benar menciptakan karakter yang menarik dan juga sesuai.

d. Action

Terakhir adalah action atau tindakan fisik yang artinya dalam novel komedi tersebut, harus memiliki tindakan fisik atau komunikasi non verbal dengan menggunakan hubungan antar tokoh yang ada di dalamnya.

Dengan menerapkan empat teknik menulis komedi tadi, maka penulis akan mampu menciptakan cerita komedi sebagai maximize to show and minimize to tell.

6. Elaborasi

Sama halnya seperti menciptakan novel jenis lain, diperlukan elaborasi yang mantap dalam menulis novel komedi. Elaborasi yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.

a. Allusion

Allusion artinya menyindir menggunakan kiasan.

b. Bombast

Bombast artinya berbicara mengenai segala sesuatu dengan cara yang berlebihan.

c. Definition

Artinya mendefinisikan sesuatu dengan menggunakan plesetan.

d. Infantilism

Artinya memanipulasi kata atau membolak-balikkan kata.

e. Ironi

Artinya menyindir secara halus.

8. Action Humor

Perlu diketahui bahwa dalam menulis novel komedi, penulis harus menciptakan tindakan sebagai berikut.

a. Chase

Artinya mengejar seseorang atau sesuatu dengan cara melarikan diri dari hukuman atau sesuatu yang dapat mempermalukannya.

b. Slapstick

Artinya menggunakan gurauan yang kasar secara fisik.

c. Speed atau Slow

Artinya ada dialog tokoh yang gagap, bawel, budek, menggunakan logat daerah, dan lain sebagainya.

Contoh Novel Komedi yang Terkenal

Untuk mengetahui apa saja novel komedi yang sudah beredar di pasaran dan bahkan diminati banyak pembaca, di bawah ini merupakan daftar novel komedi di Indonesia.

  1. Marmut Merah Jambu, karya Raditya Dika.
  2. Ubur-Ubur Lembur, karya Raditya Dika.
  3. Ngenest, karya Ernest Prakasa.
  4. Setengah Jalan, karya Ernest Prakasa.
  5. Bajak Laut & Purnama Terakhir, karya Adhitya Mulya.
  6. Teman Tapi Menikah, karya Ayudia dan Ditto.
  7. Skripsick: Derita Mahasiswa Abadi, Karya Chara Perdana.

Semoga bermanfaat ya, yuk semoga semakin semangat menulis novel lagi ya. Apalagi banyak genre novel yang bisa kalian pilih.

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis