logo penerbit bukunesia

Gampang! Begini Cara Membuat Biografi Diri Sendiri

cara menulis biografi diri sendiri
promo tahun baru 30%

Kenapa sih kita harus membuat biografi diri sendiri? pasti banyak yang berpikiran seperti ini. Namun kamu harus tau, bahwa dari seorang public figure, tokoh terkenal, atau tokoh yang penting dan berpengaruh selalu dianggap menarik oleh banyak orang. Berbagai kisah tadi bisa menjadi inspirasi, semangat, maupun kisah yang menghibur. Lalu bagaimana cara membuat biografi diri sendiri?

Agar kisah ini dapat diketahui banyak orang, ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Misalnya seperti berbicara di depan umum, hingga menuliskannya menjadi sebuah buku, yang biasa disebut sebagai biografi. 

Buku yang berisi kisah hidup seseorang ini disebut sebagai biografi, namun selain biografi, ada juga yang disebut sebagai autobiografi. Secara singkat, autobiografi adalah biografi diri sendiri, yaitu dituliskan sendiri oleh tokoh tersebut.

Simak penjelasan mengenai autobiografi berikut ini, termasuk pengertian, cara menulis, serta contoh autobiografi agar lebih memahaminya!

Pengertian Autobiografi

Autobiografi secara singkat dapat diartikan sebagai riwayat hidup pribadi yang dituliskan sendiri. Hal ini berbeda dengan biografi, di mana riwayat hidup seseorang ditulis oleh penulis lain. Autobiografi tidak hanya berisi riwayat hidup seseorang, namun juga berisi perjalanan hidup tokoh tersebut.

Untuk lebih detail bisa membaca di Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan, Struktur dan Contoh Autobiografi

Sebelum Menulsi Biografi diri Sendiri

Sebelum menulis autobiografi atau biografi diri sendiri, maka ada beberapa hal yang harus dipahami. Salah satu hal yang harus dipahami adalah mengenai cara menulis biografi diri sendiri. Cara penulisan biografi diri sendiri ini harus dipahami oleh penulis, agar menghasilkan tulisan yang nyaman dibaca dan memberikan informasi kepada pembacanya.

Penulisan autobiografi tidak hanya akan menghasilkan sebuah tulisan berupa buku saja. Autobiografi yang ditulis secara singkat juga dapat digunakan sebagai pelengkap CV untuk melamar pekerjaan.

Sebelum mengetahui cara menulis biografi diri sendiri, simak dulu apa saja yang harus dipersiapkan dalam menulis biografi diri sendiri:

1. Pahami Dasar-Dasar Penulisan

Hal pertama yang harus diketahui sebelum menuliskan autobiografi adalah memahami dasar-dasar penulisan, terutama penulisan autobiografi. Memahami dasar-dasar penulisan autobiografi ini akan membantu penulis untuk bisa menuliskan autobiografi dengan tepat.

2. Melakukan Penilaian pada Diri Sendiri

Autobiografi memang merupakan biografi yang ditulis oleh diri sendiri. Namun pastikan sebelum menulis autobiografi, lakukanlah penilaian terhadap diri sendiri. Penilaian pada diri sendiri ini bertujuan agar autobiografi tidak terkesan terlalu menonjolkan sisi positif diri sendiri terus-menerus saja pada autobiografi yang dibuat.

3. Pastikan Ada Nilai yang Ingin Disampaikan

Menulis autobiografi tidak melulu harus selalu berisi hal-hal yang terjadi pada diri sendiri. Ketika memutuskan untuk menulis autobiografi, pastikan juga autobiografi memiliki nilai yang ingin disampaikan. Misalnya nilai perjuangan, atau berbagai nilai lainnya.

Cara Menulis Biografi Diri Sendiri

Setelah mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan sebelum menulis biografi diri sendiri, simak cara menulis biografi diri sendiri berikut ini:

1. Buat Garis Besar Cerita

Cara pertama dalam menuliskan biografi diri sendiri atau autobiografi adalah dengan membuat garis besar cerita. Garis besar cerita ini salah satunya adalah timeline atau garis waktu berbagai kejadian yang ingin dituliskan.

Menuliskan garis besar cerita dan timeline kisah ini akan membantu penulisan autobiografi. Sebab penulis akan bisa mengetahui apa saja kisah-kisah yang bisa dituliskan dalam autobiografi. Selain itu, menuliskan garis besar cerita ini juga akan membantu membuat cerita yang saling berkesinambungan.

2. Pilih Karakter yang akan Dituliskan

Meski autobiografi adalah cerita mengenai riwayat hidup dan perjalanan hidup seorang tokoh, bukan berarti autobiografi hanya berisi tentang satu tokoh itu saja, yaitu diri sendiri. Tokoh lain juga bisa ditambahkan atau dituliskan dalam penulisan autobiografi.

Adanya karakter lain yang dituliskan dalam autobiografimu ini bahkan bisa menambahkan nilai dan alur cerita menjadi lebih menarik. Namun pilihlah karakter yang memang berpengaruh besar pada cerita. Ini artinya, tidak semua karakter bisa dituliskan pada autobiografi.

3. Pilih Peristiwa yang Penting

Autobiografi atau biografi diri sendiri berisi tentang berbagai peristiwa penting yang terjadi dalam kehidupan kita. Dalam menulis autobiografi, sebagai penulis kita harus memilih peristiwa yang akan ditulis dalam autobiografi tersebut. pilihlah peristiwa yang penting dan berpengaruh dalam hidup.

Misalnya peristiwa penting yang memengaruhi karir saat ini, peristiwa yang mengubah jalan hidup, atau peristiwa yang dapat menginspirasi orang lain. Ketika memilih peristiwa yang akan dituliskan dalam autobiografi, kita bisa memposisikan diri sebagai pembaca, untuk mengetahui apa yang kira-kira ingin dibaca oleh pembaca.

4. Menjadi Diri Sendiri

Salah satu tujuan dari autobiografi adalah untuk menginspirasi pembacanya dengan berbagai kisah hidup yang kita alami. Semakin menarik sebuah cerita, maka akan semakin menarik perhatian pembaca.

Meski begitu, sebaiknya penulis tetap menjadi diri sendiri ketika menuliskan autobiografinya. Maksudnya adalah tidak perlu mendramatisir cerita agar cerita menjadi semakin menarik. Anggaplah dirimu seperti sedang bercerita kepada teman, namun tetap menuliskan cerita dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti oleh orang lain. Selain itu, perlihatkan juga karakter diri dan kepribadian yang khas. Hal ini nantinya akan membedakan dan menjadi ciri khasmu.

5. Jujur, Tidak Menuliskan Kebohongan

Cara terakhir dalam menuliskan biografi diri sendiri atau autobiografi adalah jujur dan tidak menuliskan kebohongan. Autobiografi harus diisi dengan berbagai cerita dan peristiwa sebenarnya yang dialami oleh penulis tersebut. Agar tetap menarik, penulisan cerita dan peristiwa diri sendiri ini bisa dilakukan secara implisit maupun eksplisit.

Kejujuran adalah kunci penting untuk membuat tulisan menjadi menarik dan sebagai daya tarik dari tulisan. Bahkan cerita yang menunjukkan kelemahan kita dalam autobiografi dapat menjadi daya tarik sendiri bagi pembaca.

(Penulis: Tyas Wening)

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis