Cara Membuat Novel Best Seller, Ini Tahapannya

Cara Membuat Novel Best Seller

Cara membuat novel best seller memang tidaklah mudah karena butuh kerja keras dan perjuangan. Setiap penulis buku boleh berharap setiap karyanya akan banyak disukai orang dan menjadi buku best seller hingga cetak ulang berkali-kali, karena itu impian.

Namun, tidak semua buku bisa dengan mudah masuk ke tangga best seller tersebut dan laris manis di pasaran. Bahkan, pihak penerbit pun tidak bisa memperkirakan secara akurat cara membuat novel best seller secara 100%. Jawabannya sederhana, karena pasar itu unik dan bersifat dinamis. 

Meskipun perkiraan pasar susah di tebak dan sulit memetakan apakah buku novel kamu bisa menjadi best seller atau tidak, setidaknya tetap ada cara membuat novel best seller. Minimal novel yang kamu buat tidak asal-asalan dan memiliki daya tarik (nilai unik) tersendiri bagi pembacanya. 

Mungkin ada diantara kamu yang penasaran dan tertarik ingin menjadi penulis novel berkualitas. Berikut tips cara membuat novel best seller. 

Apa Itu Buku Best Seller

Apa sih yang dimaksud dengan buku best seller? Ternyata untuk menjadikan buku atau novel menjadi best seller itu tidaklah mudah. Sebuah buku akan masuk kategori best seller apabila mengalami kepopuleran dalam penjualan buku, atau buku terjual laris dalam kurun waktu tertentu. Padahal, agar bisa menjadikan buku laris terjual, tidaklah semudah menuliskan buku itu sendiri. 

Maka tidak heran jika banyak penulis pemula, hingga penulis yang punya pengalaman sekalipun juga menginginkan bukunya masuk ke predikat best seller. Karena itu impian dan dambaan semua penulis.

Begitupun dengan pihak penerbit, pastinya juga akan senang jika buku terbitannya pun bisa masuk ke best seller. Dari perspektif pendapatan dan penghasilan, penulis pun juga akan banyak mendapatkan royalti dari hasil penjualan buku tersebut. 

Sayangnya, skema ini pun sekarang ada yang berani curang dengan cara membeli sendiri bukunya sendiri di cetakan pertama (setiap cetakan pertama 1000 eksemplar). Cara ini ternyata mampu menempatkan ke daftar best seller. Tentu saja untuk bisa membeli 1000 eksemplar butuh uang yang banyak. 

Terlepas dari aksi curang ini, tentu ini cara ilegal yang tidak beretika, karena sudah memanipulasi. Sementara jika mengikuti aturan main secara objektif, penerbit buku yang bisa mencapai predikat best seller hanya 5% saja. Tentu ini angka yang sangat jarang dan pencapaian yang menantang bagi penulis ataupun untuk penerbit.

Bahkan, kita tahu sendiri sekarang banyak toko buku yang akhirnya gulung tikar. Banyak pula penerbit yang pamornya memudar. Saya paling sering mendengar banyak yang ingin menjadi penulis, dengan anggapan bahwa menjadi penulis bisa menjadi kaya, apalagi kesadaran literasi masyarakat Indonesia peringkat kedua dari bawah. Realitanya? Banyak penulis yang makan saja butuh perjuangan. 

Itu sebabnya saya selalu menekan, benahi niat. Karena bersaing di dunia literasi tidaklah seindah imajinasi dan tak seindah pandangan kita terhadap penulis besar. Memang ada penulis yang mendapatkan penghasilan yang cukup bahkan lebih. Tapi itu mereka dapatkan tidak hanya setahun atau dua tahun proses. Tidak pula hanya menulis satu atau lima buku, tetapi lebih dari itu. 

Benahi niat, dan tekuni aktivitas menulis sebagai eksplorasi.  Jangan tertuju pada jumlah uangnya. Tapi fokus pada kualitas pesan, isi dan plot yang ditawarkan dari novel. Kualitas novel yang baik, pasti tanpa kita minta pun akan mengarahkan pada best seller. 

banner-di-artikel (1)

Dan, saat sudah masuk ke tangga best seller, jangan berbangga diri. Bisa jadi, karena faktor keberuntungan, yang patut disyukuri dengan baik. Karena banyak novel yang super keren, namun tidak sampai masuk ke rak best seller. 

Cara Membuat Novel Best Seller

Setelah mengetahui pengertian dan intrik tentang cara membuat novel best seller. Saya berharap calon penulis pemula lebih kritis dan bijak. Bahwa menjadi penulis itu juga seleksi alam. Selain mempersiapkan mentalitas, juga perlu menambah pengetahuan, strategi dan memperkaya ilmu pengetahuan. 

Terkadang, orang yang berbakat menulis novel sekalipun bisa tumbang di tengah persaingan. Sementara ada yang merasa tidak berbakat namun punya tekad yang justru mampu menjadi pemenang. Nah, salah satu upaya untuk mempersiapkan diri melawan seleksi alam, penting sekali mengetahui cara membuat novel best seller. Penasaran? Langsung simak ulasan dan langkah-langkah berikut. 

1. Riset yang Detail dan Mendalam

Lakukan riset secara mendalam dan dapatkan juga detailnya. Mungkin ada yang beranggapan bahwa “ah, hanya menulis novel. Ini bukan penelitian. tidak perlu melakukan riset!”

Siapa yang menyangka, jika hampir semua novel best seller ditulis dengan bagus dan emosional, berkat riset mendalam yang dilakukan penulis khususnya kepada calon sasaran pembacanya. Memang riset yang dilakukan tidak bersifat ilmiah. Namun apa yang dituliskan ada landasannya. 

Novel yang ditulis karena adanya kasus nyata, kemudian diolah sedemikian rupa. Dan kemudian diselaraskan dengan kemampuan imajinasi dan daya khayal tinggi penulis. Maka akan terlahirlah mahakarya yang luar biasa. 

Jika kamu amati novel-novel dari luar negeri. Sebut saja Dan Born, harry potter dan penulis-penulis besar lain. Ada kesan dan rasa takjub bagi si pembaca membaca karya mereka. Kesan atau impresi inilah yang mampu memberikan nilai dan keunikan tersendiri. 

2. Trend Yang Sedang Naik

Cara membuat novel best seller, konon katanya harus mampu membaca dan mengikuti tren yang sedang naik. Sementara, menurut pengamatan pribadi saya, tidak jaminan. Justru karya-karya yang berbeda dari pembahasan umum tetap bisa menjadi novel best seller

Contoh sederhana, karya Trilogi Laskar Pelangi, karya Andrea Hirata. Siapa yang menyangka jika novel tema pertemanan dan mengejar mimpi justru meledak? Padahal kala itu banyak juga novel-novel percintaan. 

Setelah novel karya Trilogi Andrea Hirata, banyak karya-karya yang mencoba untuk mengikuti tema-tema serupa. Hasilnya apakah bisa best seller? Jawabannya biasa-biasa saja. Ingat pesan bijak jika kita hanya mengikuti ide umum, maka kita hanya akan menjadi orang pada umumnya. 

3. Detail Dari Tokoh

Cara membuat novel best seller yang wajib kamu perhatikan adalah, menuliskan setiap novel secara detail. Kemampuan penulis menggambarkan secara detail sangat membantu pembaca merasakan, dan mengimajinasikan apa yang ingin disampaikan penulis.

Sebelumnya, pastikan memahami dahulu ya perbedaan tokoh dan penokohan, supaya bisa menulis detail tokoh yang menarik.

Penjelasan yang kurang detail dan setengah-setengah, tentu akan berpengaruh pula pada penciptaan kesan pembaca. Ada beberapa elemen yang dapat di detailkan, diantaranya sebagai berikut.

A. Detail Fisik

Karena konteksnya adalah berbentuk novel, yang disampaikan lewat bahasa tulis, dan jarang yang menampilkan visual tokoh. Maka, penulis harus memberikan gambaran detail fisik di tokoh. Misalnya menggambarkan tinggi badan, perawatan, jenis kulit, rambut, gaya pakaian dan ciri-ciri khas fisik dari si tokoh. 

B. Pandangan Hidup

Penulis juga perlu menonjolkan secara detail pandangan hidup si tokoh. Fungsi menuliskan detail pandangan hidup, membantu pembaca mengetahui karakter dan keinginan si tokoh. Saat dibenturkan dengan tokoh lain di dalam novel, pembaca pun juga langsung memahami bahwa ada pro atau kontrol terhadap satu tokoh satu dengan tokoh yang lain. 

C. Kesukaan

Selain menjelaskan secara detail tentang pandangan hidup, penting juga menjelaskan secara detail kesukaan dan ketidaksukaan si tokoh dalam cerita. Mungkin tidak selalu disampaikan secara langsung. Penulis bisa sampaikan dengan gaya yang lebih menarik. 

4. Memiliki Kritikus dan Editor

Cara membuat novel yang keempat adalah, pentingnya penulis memiliki editor sendiri untuk mengoreksi novel sebelum di masukan ke pihak penerbit. Jika tidak memiliki cukup uang untuk membayar editor pribadi, kamu bisa pilih salah satu teman atau keluarga yang memiliki ketelitian dalam membaca untuk dijadikan sebagai kritikus novel kamu. 

Jika ada yang perlu direvisi, bisa lakukan revisi terlebih dahulu, sebelum dimasukan ke pihak penerbit. Mengingat banyak penerbit buku yang memiliki seleksi ketat. Kesalahan sedikit pada naskah, bisa dijadikan alasan untuk menolak novel kamu. Itu pentingnya untuk melakukan cek terlebih dahulu. 

5. Target Pembaca Yang Jelas

Tips yang kelima, pastikan sebelum menulis novel, menentukan target pembaca yang jelas. Pastikan novel akan diperuntukan untuk mahasiswa, untuk masyarakat umum atau untuk kawula muda yang masih lulusan SMA. Atau mungkin diperuntukan untuk semua kalangan. 

Pentingnya menentukan target pembaca akan berpengaruh besar agar novel kamu bisa menjadi best seller. Meskipun demikian, tidak ada jaminan. Karena kembali laki bahwa pasar bersifat dinamis dan selera pasar tidak ada yang bisa menebak secara pasti. 

6. Plot yang Menarik

Cara membuat novel best seller yang keenam adalah membuat plot menarik. Plot menjadi salah satu unsur yang tidak boleh diabaikan. Pastikan novel menggunakan plot yang tidak mudah ditebak oleh pembaca.

Pembaca lebih tertantang dan tertarik dengan jenis novel yang tidak mudah diprediksi dengan mudah. Jadi, penulis butuh seni untuk membangun suasana dan kemampuan menyampaikan secara misterius dan penuh teka teki. Baca juga artikel: Apa itu plot twist?

Plot yang menarik akan membuat pembaca terbawa suasana. Pembaca bisa membaca berjam-jam tanpa disadari. Pembaca pun merasa masuk hingga ke dalam cerita. Tentu, untuk membangun sebuah novel yang seperti ini tidaklah mudah, dan butuh latihan dan proses.

7. Manajemen Marketing 

Cara membuat novel yang terakhir adalah manajemen marketing. Nah, memang dalam menerbitkan buku ada beberapa jalan. Ada buku yang dipasarkan sendiri oleh penulis. Dimana penulis harus memanajemen marketing sendiri dan sedemikian rupa, agar sebaran penjualan buku merata ke tangan pembaca. 

Nah, penulis novel memasarkan bukunya sendiri biasanya menggunakan system penerbit buku indie atau self publishing. Ada juga menerbitkan buku secara mayor, yaitu penulis memasrahkan segala hal (proses cetak, penerbitan, hingga marketing) sudah ditangani oleh pihak penerbit. Tentu saja, penulis tidak akan berurusan dengan penjualan sendiri atau manajemen marketing. 

Tentu saja masing-masing mencetak buku menggunakan penerbit mayor dengan penerbit indie memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Kamu bisa baca artikel sebelumnya. 

Itulah beberapa cara membuat novel best seller yang bisa kamu coba. Terlepas dari keinginan untuk bisa menerbitkan buku best seller. Jangan lupa untuk menyisipkan niat agar novel memberikan inspirasi, semangat bagi pembaca. Agar pembaca mendapatkan pengetahuan dan kemanfaatan. 

Ketika pembaca mendapatkan kemanfaatan dari buku kamu, kamu tidak sekedar menjual buku. Tetapi juga berbagi kebaikan yang siapa tahu TUhan catat sebagai amal untuk bekal pulang. Semoga sedikit ulasan bermanfaat. Semoga novel kamu menjadi bagian buku yang best seller.  (Irukawa Elisa)

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis