8 Cara Menulis Cerita di Blog dan Bisa Terbit Jadi Buku

Cara Menulis Cerita di Blog
Jika kamu ingin menulis cerita di blog, ini panduan menulis cerita di blog yang runtut. Bahkan, tulisanmu bisa diterbitkan jadi buku.

Menulis cerita di blog adalah kebebasan berekspresi buat kamu yang memiliki jiwa seni dan seorang filsuf. Kenapa blog sebagai ruang kebebasan berekspresi? Karena kamu bisa menulis apapun sesuka kamu. Tanpa ada aturan orang lain, tanpa intervensi  dari orang lain dan kamu bebas ingin membawa ke arah mana. 

Sayangnya, tidak semua orang memiliki pemikiran untuk membuat blog. Ada juga yang berdalih karena tidak tahu cara mengelola dan membuat blog. Serta tidak tahu manfaat dari blog. Padahal, buat kamu yang memiliki passion di dunia menulis, blog adalah wadah atau sarana yang dapat memberikan banyak manfaat secara tidak langsung. 

Pada kesempatan kali ini, kita tidak akan focus manfaat blog bagi penulis. Tetapi lebih pada teknis bagaimana menulis cerita di blog. Langsung saja, intip apa saja yang harus kamu persiapkan. 

1. Buat Blog Terlebih Dahulu

Tahap pertama, tentu saja kamu harus memiliki blog nya terlebih dahulu. Kemajuan teknologi yang serba digital seperti sekarang ada banyak blog yang menawarkan secara Cuma-Cuma loh. Jadi buat kamu yang ngaku tidak punya uang, tidak perlu khawatir. Karena kamu tetap bisa punya blog sendiri tanpa mengeluarkan uang, bahkan nantinya jika blog kamu banyak pengunjungnya, justri bisa mendapatkan uang loh. 

Untuk proses pembuatan blog, tidak perlu pusing dan bingung-bingung. Kamu bisa kepo sendiri di youtube ataupun di google. Oh iya, berbicara tentang membuat blog yang gratis, platform yang paling banyak digunakan adalah blogger dan wordpress. Kamu bisa memanfaatkan salah satu diantara keduanya. 

2. Cari Judul Blog Dan Nama Domain Yang Sesuai

Jika kamu sudah menentukan ingin menggunakan blogger atau wordpress, barulah kamu perlu menyiapkan judul blog dan domain. Tips saat membuat judul dan domain pastikan selaras ya. Misalnya, kamu tertarik menulis seputar dunia psikologi, maka domain yang kamu buat bisa menggunakan kata-kata yang tidak jauh-jauh dari istilah-istilah psikologi. 

Sampai di sini, mungkin kamu bertanya kenapa harus demikian? Ternyata jawabannya sederhana, judul blog dan domain yang relevan akan memberikan rasa kepercayaan pengunjung. Keseragaman topik yang diulas pun memudahkan pembaca yang memiliki ketertarikan di bidang tersebut ingin selalu update informasi-informasi terbaru. 

3. Pilih Tema Blog Supaya Menarik

Pastikan apa yang kamu tulis adalah tema-tema yang menarik dan banyak dilirik calon pembaca. Cara ini efektif untuk menarik viewer atau pembaca untuk mampir ke blog kamu. Kecuali kamu membuat blog hanya untuk senang-senang tidak terpaku pada view atau apa, hanya sekedar arsip karya. Maka kamu tidak perlu memperhatikan masalah ini.

Sebaliknya, buat kamu yang tidak sekedar menyalurkan kemampuan menulis kamu. Tetapi juga kedepannya ingin mendapatkan uang. Maka kamu perlu dan penting mempersiapkan sejak awal, yaitu menentukan tema blog yang paling banyak dicari. Semakin banyak pengunjung yang mampir, semakin berpeluang pengunjung naik dan blog kamu bisa memenuhi syarat di monetisasi untuk memperoleh cuan.

4. Tentukan Sejak Awal Ingin Menulis Cerita Apa

Penting juga nih kamu merenung, terkait apa yang akan kamu tuliskan. Nah, agar kamu awet dan konsisten menulis di blog–karena konsistensi menulis di blog salah satu kunci agar memenuhi syarat monetisasi–pastikan apa yang kamu tulis adalah sesuatu yang kamu kuasai dan kamu sukai.

Misalnya, kamu suka dan hobi dengan masak memasak. Maka kamu bisa membuat blog seputar resep dan makanan. Atau jika kamu suka dengan dunia baca membaca buku, kamu pun bisa membuat blog yang berisi resensi buku. Tentu saja ada banyak hal yang bisa kamu eksplore lebih. Prinsipnya, lakukan yang memang kamu sukai, agar saat kamu mengisi blog merasa tidak dibebani, tetapi mengisi dengan senang hati. 

5. Buat Daftar Tulisan Di Kertas atau Catatan

Kamu tidak harus setiap hari menulis kok. Kamu bisa sedikit nge-trik. Misalnya, dalam sehari menulis 5 tulisan. Nah, kalimat tulisan itu jangan langsung di upload sekaligus dalam satu hari. Kamu bisa mempublikasikan selama 2 hari sekali atau berapa hari sekali. Kamu pun saat memposting tulisan tidak perlu meluangkan waktu di hari itu kamu posting. Kamu bisa memanfaatkan fitur jadwal postingan. 

Hanya saja yang menjadi permasalahan umum bagi penulis adalah, bingung dan kehabisan ide tulisan saat menulis. Maka, ada tips yang ingin saya bagikan, yaitu buatlah daftar tulisan di sebuah catatan atau di sebuah kertas. Daftar tulisan itu bisa kamu tulis saat ada ide yang muncul. Kumpulkan saja ide-ide yang muncul di secarik kertas atau di ponsel. 

Nah, Ketika sudah ada waktu lebih longgar, kamu bisa menuliskannya. Missal, dalam sehari kamu bisa menulis beberapa tulisan sekaligus dari hasil contekan yang sudah kamu kumpulkan. Cara ini adalah cara efektif yang sudah saya praktekan juga. Bagaimana dengan kamu? Apakah berhasil?

Baca juga: Cara membuat kerangka novel (bisa kamu jadikan acuan dalam menulis kerangka tulisan di blog)

6 . Lakukan Konsisten Setiap Hari Selama 3 Bulan

Sudah disinggung sebelumnya, jika kamu ingin menulis cerita di blog, apalagi jika kamu ingin mendapatkan pengunjung dan monetisasi, kuncinya adalah konsisten. Konsisten adalah skill yang bisa dilakukan oleh siapapun. Untuk kamu yang sedang merintis blog pertamakalinya, lakukan secara konsisten selama 3 bulan pertama. 

Mungkin minggu pertama atau satu bulan pertama hanya sedikit yang berkunjungan. Tidak apa-apa, kamu tetap fokus menulis dan menulis. Karena memang algoritma blog tidak bisa instans. Jadi nikmati prosesnya. Jangan terburu-buru, karena semua ada waktunya.

7. Pasarkan Kepada Temen Media Sosial

Penting buat kamu lakukan nih. Pastikan setiap ada postingan yang dipublikasikan, kamu untuk share ke media social kamu. Cara ini terbukti efektif menarik pengunjung dari circle pertemanan di media social kamu. Buat pemilik blog pemula, tentu ini cara yang paling mudah. 

Apalagi jika media social kamu memiliki pengikut yang banyak, maka blog kamu akan dengan mudah mendapatkan pengunjung yang lebih banyak pula. Berlaku juga sebaliknya. Atau bisa juga kamu memasarkan link tulisan blog di media social dengan diiklankan, untuk memperluas jangkauan. 

8. Kumpulkan Ceritamu dan Kirim Ke Penerbit

Dalam segala hal, kreativitas itu penting. Salah satunya dalam dunia per tulisan di blog. Jika kamu ingin mendapatkan penghasilan di luar dari aktivitas di blog. Maka kamu bisa mengumpulkan tulisan-tulisan yang sudah kamu posting ke dalam buku. 

Jika blog kamu berisi cerpen, maka kamu bisa mengumpulkan beberapa cerpen yang sudah diposting di blog. Kemudian dijadikan buku. Atau suka menulis resep masakan, juga bisa kamu kumpulkan resep-resep yang perlu kamu posting di blog untuk jadi buku. Tentu saja apapun itu, sebenarnya bisa kamu kompilasi menjadi buku. Bagaimana? Menarik bukan?

Mungkin kamu salah satu yang ingin melakukan  cara ini? Bisa banget. Sayangnya bingung mau menerbitkan buku kemana? TENANG! Karena sekarang ada penerbit bukunesia yang menjadi solusi masalah penerbitan buku. Buat yang penasaran dan ingin menerbitkan buku di sana, bisa langsung di Terbitkan Buku Disini. (Irukawa Elisa)

Panduan Menulis
EBOOK GRATIS
Artrikel Terkait
PROMO TERBIT BUKU