4 Jenis Teknik Membaca Cepat & Efektif

Jenis teknik membaca

Jenis teknik membaca cepat belakangan ini banyak dipelajari. Selain membantu dalam mengerjakan tugas, dari segi waktu bisa lebih efisien. Seperti yang kita tahu bahwa kesadaran dan minat baca di Indonesia masih rendah. Dimana membaca kurang menarik bagi sebagian umum orang. Namun karena tuntutan tugas, akhirnya banyak orang yang terpaksa mencari tahu teknik membaca. 

Dibandingkan membaca, orang lebih senang melihat secara visual. Maka saat mendapat tanggungjawab, tugas atau tuntutan kerja yang berkaitan dengan membaca. Banyak yang mencoba mencari tahu teknik membaca itu sendiri. Sebenarnya ada beberapa jenis teknik membaca secara efektif. Namun sebelum masuk ke pembahasan inti, kita simak terlebih dahulu pengertian teknik membaca. 

Pengertian Teknik Membaca

Teknik membaca adalah cara memahami pesan tertulis dengan berbagai metode cara. Pengertian teknik membaca secara umum dapat pula diartikan sebagai cara memahami bacaan yang memfokuskan pada pelafalan kata-kata, pemenggalan kelompok kata, melagukan kalimat yang benar dan menyesuaikan nada, tekanan, irama dan kelancaran dalam membaca. 

Menurut soedarso teknik membaca adalah scanning yang dilakukan seseorang guna memperoleh pengetahuan atau informasi secara langsung pada masalah yang sedang dicari. 

Berbicara tentang teknik membaca, dapat dilakukan dengan beberapa teknik, diantaranya dengan teknik bottom up dan top down. 

1. Top Down 

Jadi teknik membaca top down lebih sering digunakan untuk teknik membaca yang menggabungkan pengetahuan yang sudah dimiliki untuk mengolah informasi. Jadi kamu hanya cukup membaca kalimat yang bersifat baru dan belum diketahui. 

2. Buttom up 

Sementara yang disebut dengan teknik membaca bottom up adalah cara seseorang memproses informasi berdasarkan pada teks atau bacaan yang tengah dipelajari. Umumnya cara ini lebih sering dilakukan oleh orang-orang yang sedang mempelajari tema atau hal yang baru daripada sebelumnya. Misalnya mahasiswa psikologi disuruh mempelajari teori bahasa indonesia, maka kita harus membaca antar  kalimat satu dengan yang lain.

Jenis Teknik Membaca Lebih Efektif

Setelah mengetahui pengertian teknik membaca secara umum. Sekarang waktunya intip jenis teknik membaca yang efektif dan efisien. ulasan lengkapnya sebagai berikut. 

1. Teknik Skimming

Teknik skimming adalah teknik membaca super cepat. Jadi dalam kurun waktu terbatas mampu membaca banyak buku. Cara ini lebih sering kita lakukan saat kita mencari buku referensi di perpustakaan atau saat hendak berburu buku di toko buku. 

Misal saat di perpustakaan, kita mencari buku tema A. Ada banyak sekali tema yang membahas tentang A. Karena banyaknya tema A tersebut, kita butuh mereview. Padahal dari segi waktu kita terbatas. Nah, gimana caranya agar bisa membaca dalam kurung waktu yang terbatas, namun bisa membaca buku-buku secara cepat. 

Membicarakan tentang teknik skimming, ada beberapa pendapat ahli, apa saja? Yuks simak ulasannya berikut ini. 

Nurhadi

Menurut Nurhadi, teknik skimming adalah teknik membaca cepat yang bertujuan untuk mencari tahu gambaran umum, intisari isi buku dan mengetahui wacana dalam sebuah buku. 

Amma 

Sementara Skimming menurut amma dapat pula didefinisikan sebagai menemukan wacana untuk tujuan mendapatkan gambaran secara garis besar isi buku/bacaan tanpa harus membaca secara keseluruhan. 

Nuriadi 

Berbeda dengan pendapat Nuriadi yang menegaskan bahwa teknik skimming justru lebih fokus pada upaya seseorang untuk mencari ide pokok yang ada di dalam teks/bacaan/karya secara sekilas

Teknik membaca teknik skimming ini ternyata memiliki beberapa manfaat. Diantaranya adala menemukan ide utama yang ada di dalam sebuah paragraf ataupun di dalam teks. Kemudian juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan pemahaman terhadap bacaan, menelusuri halaman bacaan dalam waktu singkat dan tidak membuang-buang waktu tentu saja. 

Saat membaca cepat dengan teknik skimming, gerakan mata memiliki peranan besar. Karena mata arus bergerak dari baris satu dengan baris yang lain. Dalam kondisi konsentrasi dan fokus. Jadi butuh energi lebih banyak karena butuh fokus ekstra jika ingin menggunakan teknik ini.  

2. Teknik Scanning

Sementara teknik scanning adalah membaca cepat yang tetap mengutamakan ketelitian, namun memperhatikan durasi kecepatan membaca, sekaligus dituntut agar tetap bisa mendapatkan informasi yang ada di dalam bacaan tersebut. 

Dari segi peruntukannya, scanning lebih sering digunakan untuk mencari topik tertentu, mencari entri pada indeks, menemukan kata istilah yang ada di dalam kamus, mencari nomor telepon di daftar buku dan tidak melulu dalam kontek membaca saja ternyata, termasuk menonton acara televisi berita, dan memilah pesan penting dalam berita juga termasuk dalam scanning.

3. Teknik Selecting

Sementara yang dimaksud dengan teknik membaca selecting adalah teknik baca pilih pada bahan bacaan. Jadi sumber bacaan yang dibaca memang sudah berdasarkan seleksi terlebih dahulu, sesuai dengan topik dan tema. Dengan kata lain, tema yang dicari sesuai dengan kebutuhan pembaca. 

Contoh, kamu sedang mengerjakan tugas skripsi di bidang psikologi. Maka buku dan bahan bacaan yang kamu cari adalah buku-buku psikologi.

4. Teknik Skipping

Teknik membaca skimming adalah teknik baca-lompat yang mana pembaca menemukan bagian isi bacaan yang memiliki relevansi, sesuai yang dicari atau yang dibutuhkan oleh pembaca. Sesuai dengan namanya, teknik baca lompat ini dapat dilakukan dengan cara melompati bagian-bagian isi yang sekiranya tidak diperlukan. 

Contoh, kamu membeli buku tentang buku motivasi. Dimana di salah satu bab ada yang membahas tentang motivasi berprestasi untuk bahan tugas kuliah kamu. Sementara bab-bab yang lain di dalam buku tersebut tidak sesuai dengan tema atau pembahasan yang kamu cari. Maka bab yang lain otomatis tidak perlu dibaca, karena tidak relevan dengan tema yang sedang kamu cari.

Dari beberapa jenis-jenis teknik menulis di atas, cara mana yang paling sering kamu gunakan? Sebenarnya kecepatan membaca tidak menjadi penentu. Ada juga tipe orang yang membaca santai, tidak diburu oleh kecepatan membaca. Namun dari segi pesan dan pembelajaran yang diserap lebih banyak. 

Ada juga tipe orang yang menggunakan teknik cepat justru tidak dapat menemukan selling point, pesan, informasi yang berkesan. Berlaku sebaliknya. Jadi teknik membaca cepat tidak menjamin penyerapan informasi. Jadi buat kamu yang membaca buku bukan karena tuntutan orang lain, maka bacalah buku sesuai dengan karakter kamu. Bisa membaca santai, membaca cepat atau yang lain. 

Karena membaca buku itu tidak dilihat berapa cepat kamu membaca. Tetapi dilihat dari output setelah membaca. Misal, apakah ada informasi, ilmu dan wawasan baru yang kita dapatkan? Termasuk, apakah ada perubahan yang mempengaruhi sikap, perilaku dan sudut pandang kita terhadap sesuatu hal. Kecuali memang kamu dituntut membaca cepat. 

Semoga ulasan tentang teknik membaca cepat dari Bukunesia ini bermanfaat. Terlepas senang atau tidak dengan membaca, tidak dapat dipungkiri jika membaca adalah jendela dunia yang akan mengantarkan kita pada eksplorasi pengetahuan baru dan penentu kualitas diri kita.

Penulis: Irukawa Elisa

Bagikan artikel ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram

Artikel oleh

Artikel Terbaru