Pengertian, Ciri-Ciri dan Jenis Novel Wajib Diketahui

jenis jenis puisi berdasarkan isi dan genre

Apa itu Novel? pasti banyak kan yang tau Novel. Novel adalah karya sastra yang berisi cerita panjang, memiliki toko dan juga masalah didalamnya. Nah, artikel ini membahas pengertian, ciri-ciri dan jenis novel secara detail.

Apakah kamu sudah tahu apa saja jenis-jenis novel yang ada di dunia penerbitan? Novel merupakan karya tulis yang jenisnya cukup beragam. Jenis ini dibedakan dari sejumlah aspek seperti dari segi isi, genre, dan lain sebagainya. 

Kalau kamu saat ini menulis novel dan beberapa sudah sampai di bagian akhir alias sudah tamat. Pertimbangkan untuk mempublikasikannya dengan mengirimkannya ke penerbit buku. Supaya novel tersebut bisa dinikmati banyak orang, namamu bisa lebih dikenal dan tentunya bisa mendapatkan cuan. 

Supaya lebih mudah menyusun dan menerbitkan novel yang ditulis, maka perlu paham betul apa itu novel dan apa saja jenis-jenisnya. Sehingga kamu punya alur cerita yang pas dan masuk ke jenis novel yang mana. Jangan sampai novel yang ditulis tidak bisa masuk ke jenis manapun. Aneh, bukan? Maka simak penjelasan di bawah ini. 

Pengertian Novel 

Novel merupakan karya sastra berbentuk prosa naratif yang terbilang panjang, isi cerita biasanya menampilkan suatu tokoh dan menjelaskan satu permasalahan yang dihadapinya dari awal sampai akhir. Sehingga si tokoh ini dibuat punya masalah dan kemudian diceritakan bagaimana tokoh menghadapinya dan menyelesaikannya dengan baik. 

Pengertian novel menurut para ahli

Selain itu, beberapa ahli juga menyampaikan pendapatnya terkait definisi novel. Berikut beberapa diantaranya: 

  • Drs. Rustamaji, M.Pd. 

Pendapat yang pertama disampaikan oleh Drs. Rustamaji, M.Pd. dimana beliau menjelaskan bahwa novel adalah karya sastra yang memiliki 2 unsur yaitu unsur intrinsik serta unsur ekstrinsik, unsur tersebut saling memiliki kaitan dikarenakan saling mempengaruhi dalam suatu karya sastra.

Sehingga, sebuah karya bisa disebut sebagai novel apabila memiliki dua unsur tersebut. Sebab menurut beliau dua unsur ini tidak dapat dipisahkan, sehingga novel tidak akan sempurna jika hanya memiliki satu unsur. Melainkan harus keduanya. 

  • Dr. Nurhadi 

Pendapat kedua tentang pengertian novel adalah disampaikan oleh Dr. Nurhadi. Menurut beliau novel adalah bentuk karya sastra yang didalamnya ada nilai-nilai sosial, budaya, moral, serta pendidikan. Unsur ini mampu membangun cerita yang menyampaikan banyak hal secara menarik, mudah dipahami, dan cenderung realistis. 

  • H.B Jassin 

H.B Jassin juga menyampaikan pendapatnya. Menurut beliau, novel adalah cerita mengenai salah satu episode dalam kehidupan manusia, suatu kejadian yang luar biasa dalam kehidupan itu, sebuah krisis yang memungkinkan terjadinya perubahan nasib pada manusia.

Disebut sebagai karya yang mencerita satu episode adalah karena dalam novel biasanya terdapat satu tokoh utama dan diceritakan ada satu masalah. Masalah ini yang membangun konflik dan juga memainkan emosi pembacanya sejak awal sampai akhir. 

  • Paulus Tukan, S.Pd. 

Pendapat lainnya datang dari Paulus Tukan, S.Pd. yang menjelaskan bahwa novel adalah sebuah karya sastra yang bentuknya prosa serta di dalamnya ada unsur-unsur intrinsik. Definisi yang disampaikan tidak berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Drs. Rustamaji, M.Pd. 

Ciri-Ciri Novel 

Kini, setelah kamu mulai tahu apa itu novel. Maka wajib juga mengetahui ciri-cirinya. Kenapa? Supaya bisa menulis novel dengan baik dan benar yang kemudian mudah dibedakan dengan karya tulis lain. Baik itu cerpen (cerita pendek) maupun jenis karya tulis lainnya di dunia kepenulisan. 

Novel dengan segala pengertian yang disampaikan oleh banyak ahli, kemudian memiliki sejumlah ciri khas. Ciri khas ini antara lain: 

  1. Jumlah kata di dalam novel biasanya berjumlah 35.000 kata bisa juga lebih, sesuai dengan konflik yang ingin diulas penulis. Tidak sedikit penulis yang membuatnya menjadi sekuel jika memang terlalu panjang jika hanya ditulis dalam satu novel saja. 
  2. Jumlah halaman novel minimal 100 halaman bahkan ada yang sampai 500 halaman atau mungkin lebih. 
  3. Durasi membaca satu judul novel biasanya 120 menit atau sekitar 2 jam. Namun setiap pembaca tentu punya durasinya sendiri-sendiri. 
  4. Cerita memiliki lebih dari satu impresi, efek, dan emosi. 
  5. Alur cerita cukup kompleks. 
  6. Seleksi cerita cukup luas. 
  7. Cerita di dalam novel lebih panjang, sampai beberapa kali daripada cerpen. 
  8. Novel ditulis dengan narasi kemudian dikembangkan dengan teknik deskripsi oleh penulisnya. 

Jenis-Jenis Novel 

Seperti yang disampaikan di awal, jenis-jenis novel sangat banyak karena dilihat dari beberapa aspek. Kamu yang tertarik terjun menjadi novelis bisa mengenal semua jenis novel ini. Kemudian fokus di salah satu jenisnya, sehingga punya cerita yang sifatnya khas sebagaimana yang dimiliki novelis profesional. 

Jenis Novel Berdasarkan Genre 

Jenis novel yang pertama dilihat dari aspek genre yang kemudian terbagi menjadi beberapa jenis lagi. Yaitu: 

  1. Romance 

Genre novel yang pertama adalah henre romance, dimana isi ceritanya mengisahkan tentang percintaan tokoh utama dan pasangannya. Genre ini paling mudah ditemui di pasaran karena memang diminati sejuta umat. Tidak sulit juga rasanya menulis novel jenis ini, karena topik tentang cinta seperti tidak ada habisnya. 

  1. Fantasi

Kamu suka dengan dunia fantasi? Misalnya cerita seperti Alice in Wonderland atau bahkan Alice in Borderland? Nah, manfaatkan kesukaan kamu untuk menulis novel jenis fantasi. Dalam menulis novel dunia yang merupakan karangan kamu bisa ditulis disini. Ingat kan kisah sukses novel Harry Potter? 

  1. Science Fiction 

Genre berikutnya adalah science fiction, sekilas mirip dengan genre fantasi. Hanya saja di genre ini kamu bisa menyebutkan masa lampau atau masa jauh ke depan. Kemudian menceritakan suatu makhluk yang kecerdasannya melebihi manusia. Jika bingung bisa mencoba menonton film dengan genre ini, dijamin kamu akan punya gambaran lebih jelas. 

  1. Mistery 

Jenis-jenis novel berdasarkan genre berikutnya ada genre misteri atau misteri. Sesuai namanya, di genre ini kamu bisa menuliskan kisah misteri misalnya kasus penculikan, pembunuhan dan sebagainya. 

  1. Horror 

Terakhir dari genre ini adalah genre horror, yang menceritakan kisah horor yang berhubungan dengan makhluk tidak kasat mata. Bisa menceritakan mitos supranatural, tahayul, kepercayaan masyarakat suatu daerah, dan sebagainya. 

Jenis Novel Berdasarkan Isi 

Jenis-jenis novel juga cukup banyak jika dilihat dari aspek isi atau jenis cerita di dalamnya. Jenis yang masuk kategori ini antara lain: 

  1. Teenlit  

Jenis yang pertama adalah teenlit yang merupakan kependekan dari Teen Literature. Sesuai dengan namanya, novel jenis ini menceritakan kisah remaja dengan dunianya yang menarik dan kompleks. Kalau kamu masih di usia remaja dan suka topik ini bisa mengembangkannya menjadi novel. 

  1. Cheeklit  

Berikutnya ada cheeklit, sekilas dari namanya mirip dengan teenlit namun memiliki tema yang berbeda. Pada jenis ini isi cerita lebih kepada dunia perempuan di usia 20 tahun ke atas. Biasanya tentang perubahan bentuk tubuh, karir, percintaan, dan sebagainya dari tokoh yang merupakan wanita. 

  1. Songlit 

Novel songlit adalah novel yang isinya terinspirasi dari sebuah lagu, lebih tepatnya pada lirik sebuah lagu. Secara sederhana, novel ini mencoba menuliskan sebuah cerita hidup dari seorang tokoh yang digambar dari sebuah lagu. Contohnya seperti novel berjudul Sebelum Cahaya. 

  1. Novel Metropop 

Novel metropop juga menceritakan tokoh seorang wanita atau perempuan, hanya saja lebih ke sosok wanita kosmopolitan yang berkutat dengan dunia perkantoran. Jadi isinya membahas karir dan masalah di seputar tempat kerja, termasuk kisah cinta di tempat kerja. 

Jenis Novel Berdasarkan Kisah Nyata atau Tidak Nyata 

Sedangkan jenis-jenis novel jika dilihat dari dasar cerita apakah kisah nyata atau tidak. Maka jenis novel terbagi menjadi dua, yaitu: 

  1. Novel Fiksi 

Jenis yang pertama adalah novel fiksi, yakni novel yang isinya berupa khayalan si penulis. Contohnya seperti Harry Potter, The Hobbit, Goblin, dan lain sebagainya. Dimana isi cerita tidak ada di dunia nyata. 

  1. Novel Non Fiksi 

Jenis yang kedua adalah novel non fiksi yang menceritakan kisah nyata, suatu kisah yang benar-benar terjadi di dunia nyata. Baik dialami penulis sendiri, diangkat dari sebuah berita, kisah hidup seorang tokoh, dan lain-lain. Contohnya adalah novel Habibie-Ainun, Ani Yudhoyono: 10 Tahun Perjalanan, dan lain sebagainya. 

Jika kamu sudah kenal semua jenis-jenis novel dari penjelasan di atas. Kira-kira kamu lebih cocok menulis novel jenis mana? Cari tahu bakat yang kamu miliki menulis cerita seperti apa dan kemudian bisa fokus ke genre tersebut. Namun, jika kamu punya imajinasi yang luas dan bisa bercerita antara novel lintas genre. 

Tentu tidak masalah. Bukankah kreativitas dalam berkarya memang tidak mengenal batas? Jadi, silahkan dikembangkan. Jika sudah selesai jangan malu atau takut untuk menerbitkannya. Sebab tulisan tanpa diterbitkan hanya bisa menjadi arsip yang habis dimakan rayap.

Baca artikel lainnya di Bukunesia.com

Bagikan artikel ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram

Artikel oleh

Artikel Terbaru