⚡ Promo Diskon Akhir Tahun | diskon 30% + 20% dan bonus eksemplar up to 10

Lihat Selengkapnya

Cara Menulis Puisi yang Unik dan Keren

cara menulis puisi

Untuk membuat puisi yang indah, tentu penulis harus memahami dan mengerti bagaimana cara membuat puisi. Agar lebih memahami bagaimana cara membuat atau menulis puisi, di bawah ini merupakan cara menulis puisi yang akan dijelaskan dengan detail.

Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang bahasanya terikat oleh irama, rima, matra, dan juga penyusunannya terdiri dari larik dan bait. Puisi dapat juga diartikan sebagai gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan juga ditata secara cermat menggunakan pemilihan kata yang indah.

Cara Menulis Puisi

Banyak yang berpikir bahwa cara membuat puisi itu mudah. Akan tetap pada kenyataannya, banyak hal yang harus diperhatikan agar puisi tersebut menarik dan mudah dibaca serta dipahami oleh pembaca. Yuk simak cara menulis puisi yang akan disajikan di bawah ini:

1. Tentukan Tema dan Judul Puisi Kamu

Cara menulis puisi yang pertama adalah menentukan tema dan juga judul. Pertama, pilihlah tema yang Anda inginkan. Tema merupakan gagasan atau ide pokok yang menjadi dasar puisi untuk disampaikan oleh penulis. Tema yang dipilih harus ditentukan sebagai acuan dalam membuat puisi.

Hal ini harus diperhatikan agar puisi yang ditulis lebih menarik dan bisa menarik perhatian pembaca juga. Pada dasarnya, ada banyak tema yang bisa dipilih dalam menulis puisi. Anda harus memilih tema yang benar-benar menarik. Berikut ini beberapa jenis tema yang bisa Anda pilih sebagai acuan menulis puisi:

  • tema religius
  • tema patriotisme
  • tema percintaan
  • tema kemanusiaan
  • tema demokrasi, dan masih banyak lagi.

Setelah menentukan tema, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan judul puisi. Judul puisi haruslah berkaitan dengan tema yang dipilih. Misalnya jika sudah menentukan temanya yaitu percintaan, maka judul yang dibuat juga harus sekitar percintaan, bukan yang membahas tentang pahlawan kemerdekaan.

Pemilihan judul menjadi hal penting dalam menulis puisi. Hal ini agar puisi yang Anda tulis dapat menarik perhatian pembaca hanya dengan melihat judulnya saja. Pembuatan judul yang menarik akan bermanfaat karena memberikan dampak positif bagi pembaca dan juga penulisnya.

Sebelum melanjutkan membaca, ada kabar baik buat kamu, buknes lagi ada promo PDKT bareng Bukunesia, Diskon hingga 50% dan bonus eksemplar up to 10. Baca lebih lanjut yuk!

baca juga Sumber Ide Penulisan Puisi yang Menarik

Artinya, jika penulis gagal membuat judul, maka karya yang dihasilkan tidak akan dibaca dan tidak memiliki pengaruh serta manfaat bagi para pembacanya. Oleh sebab itu, tahapan membuat judul tidak boleh sembarangan dan harus disusun dengan matang.

2. Tentukan Format Terbaik untuk Topik

Format untuk puisi atau yang disebut dengan perwajahan atau tipografi merupakan pengaturan baris, tepi kanan-kiri, dan juga halaman yang sesuai dalam puisi. Mengapa aspek ini penting diperhatikan? Hal ini karena dengan menentukan format terbaik yang disesuaikan dengan topik, maka pembaca akan lebih tertarik dan nyaman dalam membaca puisi.

promo akhir tahun bukunesia

Hal ini karena jika menulis puisi tanpa memikirkan tema, maka pembaca akan bingung dan juga bosan dalam menikmati karya puisi yang dibuat. Format yang tepat dan menarik dalam membuat puisi contohnya adalah tidak memenuhi halaman dengan kata-kata, namun disusun baris tepi kanan-kirinya dengan tepat.

3. Memakai Majas Sesuai Tema Puisi

Dalam menulis puisi, biasanya menggunakan kata-kata atau pilihan kata yang indah. Oleh sebab itu, Anda harus menentukan majas yang tepat sesuai dengan tema puisi. Sebelum melakukan pilihan majas, Anda harus mengetahui beberapa jenis majas yang bisa digunakan di dalam puisi.

Berikut adalah jenis-jenis majas yang digunakan di dalam penulisan puisi, di antaranya:

  1. majas personifikasi yang merupakan majas yang membandingkan antara benda mati dengan manusia. Misalnya adalah: “hujan yang turun seolah mengusap air mataku yang menetes di pipi”.
  2. majas metafora merupakan majas yang membandingkan antara dua objek yang berbeda akan tetapi masih memiliki makna yang sama. Misalnya adalah: “ratu matahari hadir untuk membawa kehangatan”.
  3. majas asosiasi merupakan majas yang membandingkan dua objek berbeda dengan makna yang berbeda pula. Misalnya adalah: “kamu terlihat seperti kelinci yang melompat mencari makan”.
  4. majas hiperbola merupakan suatu majas yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu secara berlebihan. Misalnya adalah: “wajahnya cerah bak matahari pagi yang bersinar”.
  5. majas sarkasme adalah majas yang ditulis dengan ungkapan yang kasar secara langsung. Misalnya adalah: “tulisannya jelek sehingga membuat mataku seperti tertusuk paku”.

Dalam penulisan puisi, Anda bisa menggunakan beberapa majas tersebut ke dalam satu puisi sesuai kebutuhan. Fungsi dari majas ini adalah untuk membuat puisi semakin indah jika dibaca, sehingga puisi memiliki makna yang mendalam bagi pembacanya.

4. Menentukan Bait yang Sesuai

Tak hanya membuat atau menentukan majas, dalam menulis puisi seorang penulis juga harus bisa menentukan bait yang sesuai. Bait yang sesuai ini sangat penting untuk membuat puisi yang indah. Di dalam puisi, terdapat beberapa macam bait, mulai dari 2 bait, 4 bait, 6 bait, dan lainnya. Akan tetapi biasanya di dalam puisi menggunakan 4 bait puisi.

Dengan menentukan bait tersebut, maka karya puisi akan terlihat lebih menarik dan lebih indah, sebagai pelengkap majas yang disusun. Dengan demikian, puisi seolah memiliki napas sehingga dapat ‘hidup’ dengan bermanfaat bagi pembaca. Dan setiap orang yang membacanya, maka akan merasakan emosi dan pesan yang disampaikan oleh penulis.

5. Jangan Lupa Menggunakan Imajinasi

Hal penting lainnya dalam penulisan puisi adalah menggunakan imajinasi dalam mengembangkan puisi. Diperlukan kreativitas tinggi dalam membuat puisi, terutama dalam pemilihan diksi dan majas. Hal ini penting diperhatikan agar puisi semakin berkembang dan menarik untuk dibaca.

Oleh sebab itu, butuh waktu yang lebih bagi penulis dapat mengembangkan dan mengasah kreativitasnya dalam menulis puisi, sehingga jika ingin menulis puisi, diperlukan waktu luang dan juga upaya untuk berlatih.

Anda bisa mencoba menulis puisi dengan menggunakan imajinasi yang luas yang mana setiap kata demi kata yang dipilih dan dibuat mesti memiliki gambaran yang ingin disampaikan kepada para pembaca. Sebelum memberikan puisi tersebut pada pembaca, penulis juga harus membacanya secara berulang kali.

Hal ini penting dilakukan untuk suatu perkembangan dari puisi yang dibuat agar karya puisi yang Anda buat tak hanya sekadar menyalurkan kreativitas dan hobi tetapi juga memiliki manfaat bagi pembacanya.

Tak hanya itu, dalam penulisan puisi seorang penulis harus mampu menyampaikan makna atau pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Terutama jika tema puisi tersebut berkaitan dengan sosial dan kemanusiaan, sehingga Anda harus memastikan bahwa puisi tersebut memiliki pesan atau makna yang akan disampaikan kepada para pembaca.

Dengan demikian, karya puisi yang Anda buat dapat meninggalkan kesan positif terhadap diri pembaca dan bermanfaat bagi pembaca. Meski menulis puisi nampak sulit dan rumit, akan tetapi jika pembaca dapat menerima dan memahami makna dan pesan puisi, maka segala kerumitan tersebut akan hilang.

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis