10 Kiat Penting Menulis Cerita Kreatif

Langkah Menulis Cerita InspiratifLangkah Menulis Cerita Inspiratif

Menulis Cerita inspiratif merupakan menulis cerita yang bertujuan memberi pelajaran, edukasi dan pesan moral kepada pembacanya.

Tertarik untuk menulis cerita inspiratif?

Cerita inspiratif memang menjadi jenis tulisan yang menarik untuk disusun. Adapun yang dimaksud dengan cerita inspiratif adalah cerita yang memuat nilai moral dalam peristiwa yang dialami tokoh di dalamnya. 

Cerita inspiratif memiliki tujuan memberikan pengajaran agar pembaca bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari cerita tersebut. Nilai-nilai moral di dalam cerita ini bisa disampaikan secara tersirat melalui dialog para tokoh. 

Bisa juga disampaikan secara tersirat melalui kwomentar penulis atau pengarang cerita tersebut. Sebagai cerita yang mampu memberikan hikmah dan pelajaran, seorang penulis yang mampu membuatnya dijamin merasa bangga.

Lalu, bagaimana cara menulis cerita inspiratif?

Saat membaca cerita inspiratif kemudian mendapatkan motivasi setelahnya, tentu memberikan perasaan sangat senang dan merasa ingin melakukannya juga pada diri kita sendiri. Sekaligus merasa sudah membaca cerita yang tepat karena tidak hanya menghibur namun juga memberi pelajaran yang berharga. 

Pertanyaannya, bagaimana agar diri sendiri bisa menulis cerita inspiratif seperti ini?

Tidak semua orang bisa menulis cerita yang kaya akan hikmah dan pelajaran yang menarik untuk dibaca, lho. Biasanya, cerita seperti ini diangkat dari kisah nyata seseorang. 

Baik yang ditulis apa adanya sesuai kejadian yang terjadi di lapangan maupun diberi “bumbu” pada beberapa bagian agar lebih emosional. Jadi, untuk bisa menulis cerita yang sifatnya inspiratif perlu beberapa langkah yang tepat.

Langkah Menulis Cerita Inspiratif

Sebelum lanjut, silakan baca dan pahami dahulu mengenai pengertian dan struktur cerita inspirati.

1. Menentukan Tema

Sebuah cerita pasti ada inti atau pokok cerita itu sendiri. Jadi, langkah yang pertama tentu saja menentukan tema, sebab tema ini akan menentukan cerita yang ditulis mengenai apa dan alurnya seperti apa. Tema juga memberi informasi mengenai tokoh dan karakter yang perlu diciptakan. 

Tema cerita itu sangat luas dan banyak serta dalam kisah inspiratif idealnya mengambil tema yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Silakan keluar rumah dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar. 

Sehingga bisa mengetahui sedikit dari sekian masalah umum yang dihadapi orang sekitar. Kemudian bisa berkenalan dengan orang terdekat yang bisa meraih mimpinya. Kisah mereka tentu bisa menjadi tema untuk cerita inspiratif yang akan dibuat. 

2.  Membuat Judul Inspiratif

Langkah yang kedua setelah berhasil mendapatkan tema yang dianggap menarik dan diperkirakan disukai banyak orang, yaitu adalah membuat judul yang inspiratif. Bagaimana bentuknya? 

Jadi, jika diperhatikan setiap tulisan selalu memiliki judul. Judul ini punya aneka bentuk dan beberapa punya sifat menginspirasi dan memotivasi. Sementara yang lainnya sifatnya hanya memberikan informasi mengenai suatu hal yang digambarkan dalam tulisan atau cerita. 

Judul yang inspiratif adalah judul yang bisa mengajak orang untuk realistis dan selalu semangat untuk berjuang. Misalnya kisah tentang seorang dokter yang inspiratif karena tidak selalu minta dibayar mahal atas jasanya. 

Bisa menggunakan judul “Dedikasi Seorang Dokter di Kota Kupang” dibanding “Kisah Dokter di Kota Kupang”.  Jika ingin mengangkat tema perjuangan orang miskin bisa memakai judul “Perjuangan Anak Rantau Keluar dari Lingkaran Setan Kemiskinan”

3. Cerita Diangkat dari Kisah Nyata

Cerita yang baik adalah cerita yang dijiwai dengan baik, maka solusinya adalah dengan mengambil cerita yang diangkat dari kisah nyata. Sebab sensasi dan emosionalnya lebih “hidup” dibandingkan menulis cerita inspiratif yang sumbernya dari daya imajinasi. 

Ibarat penulis memposisikan diri sebagai pembaca, tentu ingin membaca kisah inspiratif yang benar-benar dialami orang di dunia nyata. Sehingga perjuangan mereka realistis dan bisa mereka tiru untuk mencapai kesuksesan yang sama. 

4. Kesan di Paragraf Pertama

Menulis sebuah cerita inspiratif perlu membangun ikatan dengan pembaca sejak paragraf pertama. Caranya dengan memberikan kesan positif sejak paragraf pertama. 

Mulailah dengan memperkenalkan tokoh dan latar belakangnya serta menjelaskan sedikit mengenai karakternya. Keadaan tokoh perlu dijelaskan di awal dan mengenai impiannya juga. 

Semakin relevan dengan permasalahan dan kondisi masyarakat di dunia nyata maka semakin baik. Jadi, bisa dibuat lebih emosional tapi dengan kadar yang cukup. Gambarkan tokoh senyata mungkin di paragraf pertama. Opsional lain adalah menyebutkan bahwa cerita diangkat dari kisah nyata. 

5. Konflik yang Tuntas

Jika boleh jujur, tidak ada pembaca di dunia ini yang menyukai cerita dengan akhir yang menggantung. Apalagi untuk cerita inspiratif, perlu ada konflik yang dibuat tuntas oleh penulisnya. 

Sehingga pembaca bisa langsung menarik pelajaran dan hikmah dari cerita tersebut tanpa perlu menunggu terbitan buku berikutnya. Konflik yang diulas perlu segera dicari bagian akhirnya bagaimana. Inilah pentingnya memilih kisah nyata untuk dijadikan cerita inspiratif agar terhindar dari konflik yang menggantung. 

6. Masukkan Emosional Dalam Konflik

Cerita inspiratif membutuhkan sentuhan emosional di dalamnya, sehingga perlu melibatkan perasaan atau aspek psikis dari pembacanya. Terutama dalam memaparkan konflik yang dialami oleh tokoh yang digambarkan. 

Meskipun dibuat ada unsur emosional pastikan alur cerita tetap relevan. Sebab cerita inspirasi tidak lagi memberi inspirasi jika alur ceritanya terlalu keluar dari logika. Maka gambarkan konflik apa adanya, dan ceritakan perasaan tokoh saat mengalaminya. 

Biarkan pembaca merasakan juga bagaimana perasaan tokoh dalam menghadapi konflik tersebut. Jika perasaan pembaca sudah terlibat maka akan membuat mereka membaca cerita sampai tuntas.

Baca juga: Macam-Macam Konflik Cerita

7. Dialog Tag dan Dialog Bukan Tag

Menulis cerita inspiratif bisa ditambahkan dialog, sebab pada dasarnya strukturnya sama seperti cerpen, cerbung, dan juga novel. Dimana ada dialog di dalamnya yang menggambarkan interaksi tokoh utama dengan orang-orang di sekitarnya. 

Dalam cerita inspiratif, dialog antar tokoh bisa memberikan hikmah dan pelajaran pada pembaca. Penulis bisa menggunakan dialog tag maupun dialog bukan tag. Dialog tag biasanya ditambahkan kata ujar, kata, ucap, dan sejenisnya. 

Contoh dialog tag adalah sebagai berikut: 

“aku merasa tidak perlu menghalalkan segala cara untuk punya uang..”, ucap Rika. 

Contoh dialog bukan tag 

Rika berkata, “aku merasa tidak perlu menghalalkan segala cara untuk punya uang..”

Ada banyak jenis jenis-jenis dialog tag, yang penting adalah bagaimana menggunakannya dengan tepat. Yuk, pahami dan baca artikel mengenai macam-macam dialog tag.

8. Membangun Feel Cerita

Langkah berikutnya dalam menulis cerita inspiratif adalah membangun feel cerita secara nyata atau riil. Yakni memastikan cerita tersebut bisa dirasakan oleh pembaca sehingga pembaca seolah-olah terlibat dalam alur cerita. 

Bagaimana caranya? Mulailah dengan memposisikan diri sebagai tokoh, rasakan apa yang dirasakan tokoh dan apa yang dipikirkan tokoh untuk mengatasi konflik yang dialami. 

Kemudian, sampaikan dengan bahasa sederhana dan jelas. Tidak perlu bermain dengan banyak majas. Sebab feel dari cerita kadang lebih jelas terasa jika disampaikan dengan bahasa paling sederhana. 

9. Baca Ulang Tulisan

Jika tulisan cerita inspiratif sudah selesai, maka pastikan untuk dibaca ulang dari awal sampai akhir. Tujuannya untuk mengoreksi tulisan ada kesalahan ketik atau tidak dan ada kesalahan penggunaan tanda baca atau tidak. Selain itu juga untuk mengecek apakah alurnya sudah sesuai atau belum. 

10. Sinopsis

Tahap akhir adalah membuat sinopsis atau ringkasan cerita inspiratif yang telah dibuat secara garis besar. Sinopsis bisa menjadi magnet bagi pembaca untuk membaca cerita secara menyeluruh. Sekaligus memberi informasi kepada mereka mengenai tema cerita yang diangkat. 

Lewat cara-cara di atas proses menulis cerita inspiratif tentu terasa semakin mudah. Jadi, silahkan diterapkan dan tidak masalah jika diselesaikan bertahap. Sebab bisa disesuaikan dengan jadwal kegiatan yang dimiliki. Selama ada kerangka cerita maka tidak perlu was-was alurnya berubah.

Khusus pembahasan sinopsis, silakan baca pada membuat sinopsis cerita menarik.

Kesimpulan Menulis Cerita Inspiratif

Dari pembahasan lengkap diatas dapat disimpulkan bahwa ada 10 hal yang wajib dilakukan oleh seorang yang ingin menulis cerita inspiratifnya menjadi menarik dan bisa mengubah hidup atau motivasi seseorang.

Selain masalah teknis penulisan, yang jadi penting adalah bagaimana sebuah cerita memiliki alur, inti cerita dan juga pengalaman yang belum dirasakan pembacanya. Makanya, pengalaman menjadi penting untuk membangun cerita inspiratif menjadi sangat baik.

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis