⚡ Promo Diskon Akhir Tahun | diskon 30% + 20% dan bonus eksemplar up to 10

Lihat Selengkapnya

8 Syarat Menjadi Penulis [Pemula & Advance]

syarat menjadi penulis

Syarat menjadi penulis itu tidak ribet dan tidak susah apabila mengetahui daftarnya dan keberanian. Masalah susah dan ribet itu isi pikiran kita dan ada niat beneran atau tidak.

Syarat yang wajib kamu miliki adalah niat dan keberanian untuk mencoba. Dari hal ini, kamu pun juga perlu beberapa syarat pendukung lainnya, yang meliputi sebagai berikut.

Syarat Menjadi Penulis yang Baik

1. Suka Membaca

Syarat menjadi penulis yang pertama adalah, suka membaca. Membanyak akan memberikan banyak perubahan dalam hal pola pikir dan penguasaan kosakata. Dimana kedua poin ini sangat menentukan kualitas tulisan. 

Sebaliknya, penulis pemula yang tidak suka membaca, akan merasa kesulitan dalam menuangkan gagasan. Jikapun memiliki skill menulis, namun tidak didukung penguasaan kosakata dan pola pikir yang lebih fleksibel, tulisannya akan terasa kaku dan terbatas. 

Berbicara tentang membaca dalam arti luas, tidak melulu membaca buku secara teksbook. Di era digital seperti sekarang sangat memungkinkan kita membaca situasi sosial, membaca fenomena alam, membaca perubahan pola pikir. Termasuk mempelajari diri sendiri, bagi saya pribadi termasuk membaca. 

Fungsi dari membaca adalah menemukan sesuatu yang baru. Jika arti membaca diartikan dalam arti sempit, membaca status orang lain dan membaca komentar netizen, endingnya hanya semakin gerah pikiran dan hati.

Sebelum melanjutkan membaca, ada kabar baik buat kamu, buknes lagi ada promo PDKT bareng Bukunesia, Diskon hingga 50% dan bonus eksemplar up to 10. Baca lebih lanjut yuk!

2. Mau Belajar Menulis

Banyak yang beranggapan bahwa menjadi penulis itu karena memiliki bakat. Padahal, menulis itu adalah keterampilan. Dimana keterampilan dapat dipelajari oleh semua orang. tidak terkecuali adalah kamu. Siapapun itu orangnya, selama memiliki dorongan, niat dan kemauan untuk action, bisa menjadi penulis. 

Disini Pun juga semakin mengatakan bahwasanya jika ingin menjadi seorang penulis, wajib memiliki motivasi dalam diri untuk terus belajar. belajar apapun. Tidak melulu belajar tentang bidang yang digeluti. Justru mempelajari hal-hal yang baru, yang jauh dari yang kita sukai, mampu membukakan wacana, fakta baru tentang realitas hidup ini. Setidaknya kita lebih terbuka lagi.

Salah satu cara yang bisa meningkatkan kemampuan menulis adalah dengan rajin mengulas buku. Sebab, banyak sekali manfaat mengulas buku bagi penulis. Baca disini untuk penjelasan Manfaat Mengulas Buku untuk Menulis.

3. Suka Mengamati

Sadar atau tidak sadar, salah satu syarat menjadi penulis dituntut untuk peka. Salah satu agar peka terhadap lingkungan dan sekitarnya dengan cara menjadi seorang observer atau pengamat. Tidak banyak orang memiliki jiwa pengamat. 

promo akhir tahun bukunesia

Padahal mengamati dan mampu menangkap hal-hal sederhana di sekitar kita salah satu bentuk kekritisan kita. Bentuk kekritisan inilah mendorong kamu memiliki skema pemikiran, teori hidup yang akan membentuk karakter kamu sebagai penulis. 

Orang yang memiliki kepandaian dalam mengamati, suatu saat nanti akan menemukan sesuatu hal yang paling menarik dan itu “Kamu banget”. hanya saja, untuk mencapai di titik ini, tidak bisa diperoleh dalam waktu singkat. Butuh proses bertahun-tahun, hingga kamu bisa menemukan karaktermu sendiri. 

Dengan kata lain, menjadi pengamat akan membentuk sensitivitas, daya analitis dan membentuk pemahaman dan teori dalam hidup masing-masing orang. dan inilah yang akan membentuk karakter kamu akan menjadi penulis seperti apa. 

4. Memiliki Mental yang Kuat 

Memiliki mental yang kuat salah satu syarat yang cukup mendasar yang harus kamu tanamkan kuat-kuat. Persaingan di dunia tulis menulis itu tidak sekedar kamu membuat status di media sosial, atau melihat status atau membaca tulisan penulis-penulis di luar sana. 

Ada banyak ribuan penulis yang ingin mencapai puncak. Hanya ribuan orang, hanya segelintir orang saja yang akan bertahan melawat kuatnya persaingan dan melawan seleksi alam. Dimana keguguran mereka tidak menekuni di dunia menulis kebanyakan bukan dari orang lain atau faktor eksternal. Justru melawan diri sendiri. 

Misalnya, tidak mampu melawan rasa malas. Tidak mampu melawan kegundahan hati, tidak mampu melawan badmood, dan menjadikan badmood untuk dikit-dikit healing. Penulis hebat tahu caranya hidup disiplin, tahu bagaimana melawan dirinya sendiri dan tahu bagaimana menyikapi kerja keras, dan tahu arti sebuah tanggungjawab. Mereka tahu bahwa apa yang diperjuangkan saat ini sifatnya gambling. Namun, mereka tetap teguh dan bersabar. 

5. Memahami Kaidah Penulisan

Penting banget pula nih calon penulis juga perlu menguasai kaidah penulisan. Fungsinya, agar tulisan lebih mudah dipahami, enak dibaca dan pesan yang ingin disampaikan pun bisa diterima oleh pembaca. bagaimana jika tidak punya dasar ini? Tetapi tetap ingin menjadi penulis? 

Jawabannya sederhana. Tetap jalani, coba dan pelajari. Kuncinya hanya mau belajar. karena kata “mau” adalah kunci dari ketidakmungkinan menjadi mungkin. Bahkan orang yang terpuruk yang memiliki kemauan dapat mengubah kesialan menjadi sebuah keberuntungan. 

6. Memahami Penerbitan Buku

Jika beberapa syarat di atas sudah ditanamkan di dalam hati dan pikiran. Maka butuh ilmu yang harus kamu persiapkan sebelum menawarkan naskah kamu ke para pembaca. Kamu wajib memahami alur penerbitan buku. 

Penting buat kamu mengetahui selera penerbit buku. Kamu juga penting tahu sistem pembayaran di dalam penerbitan buku. Tidak hanya itu saja, kamu juga harus mengetahui jenis-jenis penerbit buku. Kamu pun juga perlu tahu apa itu penerbit mayor dan penerbit minor. Kamu juga perlu tahu apa itu self publishing.  Nah, semua itu bisa kamu temukan jawabannya di artikel-artikel yang sudah kita bahas di kesempatan yang lalu. 

7. Punya Jiwa Mempengaruhi Orang

Entah disadari atau tidak, seorang penulis yang baik itu adalah penulis yang mampu mempengaruhi orang lain. Konteks mempengaruhi dalam hal ini adalah mengajak pembaca sependapat, dan mendapatkan manfaatkan dari apa yang kamu tuliskan. 

Ketika kamu mampu memberikan manfaat kepada pembaca. baik itu berupa pengetahuan, pengalaman lewat tulisan ataupun kisah cerita inspiratif bagi mereka. Maka mereka akan berkesan. Ketika pembaca merasa berkesan, maka namamu akan terkenang, dan karya kamu akan selalu dicari.

Untuk mengasah skill ini, kamu bisa untuk belajar masalah copywriting. Nah, ada banyak sekali pekerjaan yang berkaitan dengan pekerjaan menulis, bisa kalian baca di Cara Menjadi Penulis yang Menghasilkan Uang.

8. Memiliki Jiwa dan Pemikiran Kreatif

Syarat terakhir adalah, harus kreatif. Tentu saja setiap satu orang dengan orang lain memiliki kreativitas sendiri-sendiri. Nah, permasalahan yang terjadi bagi penulis pemula adalah, banyak dari pemula yang ingin menjadi penulis A, B dan C. 

Mereka menulis seperti gaya penulis-penulis idola mereka. Padahal, salah satu daya tarik sebuah tulisan itu bukan dilihat dari “kamu mirip penulis siapa” tetapi dilihat dari value yang kamu tawarkan. Dimana value yang kamu tawarkan kepada pembaca adalah cerminan dari diri kamu sendiri. 

Boleh belajar proses dari penulis yang sudah terkenal. Tetapi jangan menjadi penulis yang kamu kenang. Karena setiap pribadi memiliki keunikan, daya tarik dan memiliki karakternya sendiri-sendiri. Manusia unik, dan keunikan inilah yang dicari bagi pembaca untuk melengkapi perspektif mereka. 

Itulah beberapa syarat menjadi penulis, baik itu penulis novel, penulis buku pendidikan, penulis buku motivasi, penulis hasil penelitian, atau ingin menjadi penulis kolom di surat kabar. Semoga sedikit ulasan tentang syarat menjadi penulis dan sedikit share pengalaman ini ada manfaatnya. (Irukawa Elisa)

Baca artikel terkait lainnya

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis