Tokoh Sampingan: Pengertian dan Ciri-Ciri

pengertian tokoh sampingan

Pengertian dan ciri tokoh sampingan – Dalam sebuah cerita baik tulisan maupun drama, pastinya tidak hanya membahas tentang satu tokoh utama yang diangkat oleh penulis. Makanya disini diperlukan tokoh sampingan atau lebih dikenal dengan tokoh pembantu.

Tokoh pembantu atau sampingan ini pasti ada disetiap cerita karena tujuan utamanya adalah supaya bisa memiliki alur cerita, menggambarkan suasana dan bahkan bisa membuka karakter si tokoh utama lebih luas dan jelas lagi.

Yuk, kita kenalan sama pengertian tokoh sampingan ini ya.

Pengertian Tokoh sampingan

Tokoh sampingan adalah suatu tokoh dalam sebuah cerita yang memiliki peran untuk melengkapi adanya tokoh utama dan bisa juga menjadi peran pembantu di dalam jalannya suatu drama atau cerita.

Ciri-ciri tokoh sampingan

Setelah mengetahui tentang pengertian tokoh sampingan, nah sebenarnya apa sih ciri umum tokoh sampingan dalam cerita itu? Sebab, dengan memahami ini, kita akan mudah sekali untuk memperlakukan tokoh sampingan dalam sebuah cerita.

1. Tokoh jarang muncul

Ciri yang pertama adalah tokoh sampingan ini sesuai namanya biasanya memang jarang sekali muncul. Sekalipun muncul cuma beberapa bagian saja dan tidak terlalu merubah cerita di tokoh utama.

2. Dialog dalam cerita sedikit

Ciri kedua, dialog dalam cerita sangat sedikit dan singkat, bahkan kadang nih hanya diselipin aja dalam cerita lo. Tetapi, ini tergantung masing-masing penulis ya dalam meletakkan posisi si tokoh sampingan.

3. Peran sedikit

Nah yang terakhir, ga mungkin dong tokoh sampingan perannya lebih banyak daripada peran utama. Nah, hal yang penting disini sebenarnya bukan masalah sedikit tidaknya peran. Namun, malah lebih kepada bagaimana dengan peran yang sedikit tetapi bisa mengena banget di hati pembaca.

Cara Supaya Tokoh Sampingan Bisa Sangat Menarik

Biasanya kebanyakan penulis pemula belum banyak nih membahas tentang tokoh sampingan yang lebih luas. Memang tidak seluas dan sedetail tokoh utama dalam menggali dan memaparkan karakter tetapi bagaimana jika tokoh sampingan ini juga bisa menarik dan berkesan?

Emang bisa ya tokoh sampingan bisa semenarik itu padahal nih dia tidak dipaparkan dengan jelas dan banyak? Jawabannya ya pasti bisa. Nah, berikut ini caranya yang bisa kita mulai untuk menaikkan tokoh sampingan dalam cerita yang ditulis.

1. Buat Unik

Pertama kali yang bisa dilakukan penulis adalah dengan memberikan aksen yang beda dengan tokoh utama dan tokoh-tokoh yang prioritas lainnya. Aksen disini sangat luas sekali ya, misalkan seperti tanda atau gaya gerak tubuh, gaya bahasa, logat dan nada itu sendiri yang unik.

Nah, dari sudut pandang gaya bahasa bisa dengan cara bicara yang beda dari lingkungannya atau dengan memberikan penekanan dalam bicara (gagap atau terbata-bata).

banner-di-artikel (1)

2. Fungsi Tokoh

Cara kedua yaitu dengan cara memperkuat peran dari tokoh-tokoh sampingan ini. Dengan adanya tokoh sampingan yang unik dan pastinya beda, selain kita bisa mengenal tokoh sampingan juga bisa memperkuat tokoh utama dalam cerita.

Nah, fungsi disini harus didefinisikan di keluarkan dengan jelas agar tokoh sampingan tidak hanya sekedar muncul dan menghilang.

Bagaimana penjelasan diatas? biasanya masalah tokoh sampingan yang gak terlihat dalam sebuah cerita itu dialami oleh penulis pemula yang mau berkarir. Nah, oleh karena itu, yuk deh mulai perbaiki dan mulai memikirkan para tokoh sampingan ini.

Selain untuk memperkuat si tokoh utamanya, tokoh sampingan ini juga supaya bisa menggantikan suasana yang ada sisi sudut lain yang wajib dilihat dan dirasakan nih. Semoga dengan penjelasan di atas semakin buat kita semakin giat dan produktif menulis ya.

Baca artikel penting lainnya dari Penerbit Buku Online Bukunesia

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis