Pengertian, Struktur, Unsur Kebahasaan dan Pola Penyajian Artikel

apa itu artikel
banner-download-ebook

Salah satu karya non fiksi yang paling terkenal adalah dengan menulis artikel. Artikel ini ada jenisnya dan juga memiliki struktur dan unsur kebahasaan artikel yang khusus.

Jika kamu ingin membaca artikel konseptual, bisa banget dalami disini ya mengenai apa itu artikel konseptual?

Mengerjakan tugas sekolah ataupun tugas kuliah mengerjakan artikel memang terasa membosankan dan membuat kepala pusing. Namun ada cara menarik agar tidak bosan membuat artikel, yaitu dengan mengirimkan artikel ke surat kabar. 

Ketika artikel dimuat atau dipublikasikan oleh surat kabar, kamu bisa mendapatkan honor atau fee sebagai balas jasa atas tulisanmu. Tentu saja jumlah honor tiap surat kabar berbeda-beda. Nah, lumayan kan buat uang jajan.

Jika surat kabar jangkauannya nasional pasti jumlahnya akan lebih besar. Sementara saat tulisan kamu dipublikasikan jangkauan daerah, jumlah honor jelas dibawah jangkauan nasional. 

Apabila sudah banyak bisa menjadi buku dari kumpulan antologi yang telah diterbitkan tersebut asalkan memiliki tema yang sama. Bisa banget untuk menerbitkan buku di Penerbit Bukunesia.

Permasalahannya adalah, agar tulisan lolos seleksi itu tidak mudah. Buat pemula, harus tahu dulu ilmu dasar  artikel. Nah, apa saja sih? Yuks intip beberapa ilmu dasarnya berikut ini. 

Pengertian Artikel

Secara garis besar, artikel merupakan sebuah karangan berupa tulisan yang bertujuan untuk menghibur, mendidik, meyakinkan, menyampaikan informasi dan mempengaruhi pembaca.

Biasanya, artikel akan mudah kita temukan di surat kabar, buletin, koran, hingga portal website online. Adapun artikel yang dibuat untuk kepentingan tugas sekolah.  Sementara itu, menurut beberapa ahli mengartikan artikel dari beberapa perspektif. Langsung saja simak ulasannya berikut ini. 

1. Al-Aqli 

Menurut Al-Aqli artikel adalah tulisan yang dibuat dari masing-masing disiplin ilmu, tergantung tema apa yang akan dibahas dan latar belakang dari penulis. Dimana artikel tersebut akan ditulis secara jelas, tuntas agar membaca mampu menangkap apa yang ingin disampaikan penulis. 

2. Sumadiria 

Tidak jauh berbeda dengan pendapat Sumadiria. Artikel merupakan karya tulis lepas yang memuat opini penulis yang didukung oleh data, fakta. Artikel juga diartikan sebagai karya tulis yang bersifat aktual sekaligus sebagai upaya untuk mempengaruhi dan meyakinkan pembaca. 

3. Rillen E. Wolseley 

Sementara Rilan E. Wolseley mengatakan bahwa artikel adalah tulisan yang ditulis secara panjang yang bertujuan untuk menyampaikan gagasan, disertai dengan fakta. Adapun tujuan penulisan artikel, selain bertujuan menghibur, juga bertujuan untuk mendidik dan menyakinkan. 

4. Andi Baso Mappatato 

Lebih singkat lagi Andi Baso Mappatoto mendefinisikan artikel, yaitu sebagai karya tulis yang ditulis selengkap mungkin. artikel adalah tulisan nonfiksi yang dibuat dengan panjang tertentu.

Itulah beberapa pengertian artikel menurut beberapa ahli. Jika disimpulkan dari pandangan di atas, sebenarnya memiliki maksud yang sama. Yaitu sebuah karya yang ditulis dalam panjang tertentu yang bertujuan untuk menyampaikan gagasan, meyakinkan, mempengaruhi dan menghibur pembacanya. 

Struktur Artikel

Agar lebih mudah menulis artikel, kamu harus tahu strukturnya terlebih dahulu. Nah, ada tiga struktur artikel yang dapat kamu simak sebagai berikut. 

1. Pembuka 

Setiap tulisan, entah itu tulisan, mulai dari novel, cerpen hingga artikel pasti memiliki struktur. Begitu juga dengan artikel, di struktur pembuka berisi tentang tahap pengenalan atau intro yang menceritakan sedikit tema atau gagasan yang hendak diulas lebih dalam lagi. Umumnya ditulis secara singkat dan padat.

2. Inti 

Struktur yang kedua adalah bagian inti, atau bagian isi. Di sinilah kamu bisa memaparkan secara mendalam, analitis dan terurai. Dibagian inilah kamu bisa menguraikan penjelasan pokok permasalahan. 

3. Akhir 

Nah, di bagian akhir ditulis lebih singkat dibandingkan bagian inti. Bagian penutup lebih sering digunakan untuk menuliskan sebuah simpulan, dan menuliskan kalimat-kalimat penting.

Dapat pula digunakan untuk menuliskan kesimpulan. Terkait penulisan, ditulis menggunakan kalimat yang jelas, singkat dan padat, tidak bertele-tele.

Dari ketiga struktur di atas, penulis memiliki kebebasan untuk mengekspresikan gagasan, ide dan analitis mereka. Jadi tidak ada aturan secara baku harus diawali dengan kalimat yang bagaimana. Semua dikembalikan pada hak kekayaan intelektual dan pengetahuan yang dimiliki oleh masing-masing penulis. 

Struktur ini yang nanti dikembangkan menjadi sebuah kerangka untuk menulis sebuah artikel yang baik dan menarik. Silakan pahami disini langkah per langkahnya mengenai Membuat Kerangka Artikel.

Unsur Kebahasaan Artikel

Dilihat dari segi unsur kebahasaan, artikel memiliki tiga hal penting yang meliputi adverbia, konjungsi dan kosakata. 

1. Adverbia 

Jika mengingat kembali pelajaran bahasa Indonesia di bangku sekolah, kamu pasti ingat adverbia? Yap, adverbia adalah kata yang digunakan untuk menerangkan pada kalimat, verba ataupun adjektiva. 

Dalam penulisan sebuah artikel, adverbia lebih sering digunakan, karena  sifatnya mempersuasi pembaca sekaligus sebagai tempat untuk mengekspresikan dan mempertegas makna kepada pembaca. 

2. Konjungsi 

Sementara yang dimaksud dengan konjungsi adalah kata hubung. Nah, ada kata hubung antar kalimat, antar frasa, antar klausa dan ada juga kata hubung antar kata.

Berbicara tentang konjungsi dan kebahasaan, kamu bisa baca di Unsur Kebahasaan Novel.

Nah, khusus kata hubung pada artikel lebih banyak menggunakan kata hubung penguatan, kata hubung kausalitas dan kata hubung tujuan dan harapan. Berikut penggunaan kata tentang kata hubung tersebut. 

Kata hubung penguatan sebagai contoh, bahkan, selain itu, juga, lagipula, padahal, justru. 
Kata hubung kausalitasSebab dan Karena
Konjungsi tujuan/harapanAgar dan supaya

3. Kosa kata 

Unsur kebahasaan artikel yang tidak kalah penting lainnya adalah kosakata. Semakin banyak kosakata yang dikuasai oleh penulis artikel, semakin menunjukan bahwa si penulis memiliki kekayaan berbahasa yang baik. Salah satu cara agar mendapatkan kosakata yang baik, bisa dilakukan dengan cara membaca.

Dari ketiga unsur kebahasaan artikel di atas hanya penjelasan singkatnya saja. Jika kamu mengambil jurusan kebahasaan atau linguistik, kamu akan mendalami hingga bagian-bagian terkecil.

Meskipun hanya singkat, ulasan di atas cukup untuk memberikan gambaran secara umum tentang unsur kebahasaan artikel. 

Kaidah Kebahasaan

Artikel juga memiliki kaidah kebahasaan. Pada dasarnya ada banyak kaidah kebahasaan, diantaranya sebagai berikut. 

1. Kata Keterangan 

Dalam penulisan artikel, penting sekali memperhatikan kaidah kata keterangan. Dimana kata keterangan ini sering digunakan untuk mengungkapkan dan menyampaikan gagasan penulis ke pembaca. 

2. Kalimat Aktif 

Ada juga kaidah artikel terkait penggunaan kalimat aktif. Jadi dalam penulisan artikel ada subjek yang aktif dan jelas yang berupaya untuk menjelaskan sesuatu. 

3. Kata Konjungsi 

Pentingnya mengetahui kata konjungsi atau kata hubung dalam penulisan artikel. Tujuannya untuk membantu dalam mensinkronisasikan antara kalimat atau paragraf satu dengan yang lain agar tetap saling terhubung. 

4. Pemilihan Diksi 

Sebuah artikel yang baik atau tidak tergantung dari kemampuan penulis memilih diksi, atau pilihan kata yang tepat. Semakin tepat pemilihan kata dan semakin banyak keberagaman pemilihan kata, maka artikel itu terasa lebih hidup dan tidak terasa membosankan. Karena setiap kalimat ada kata-kata yang baru dan untuk pembaca.

Itulah beberapa kaidah kebahasaan yang seringkali digunakan untuk penulisan artikel. Nah, selain mempelajari tentang pengertian artikel, struktur artikel, dan unsur kebahasaan. Ada juga pola penyajian artikel yang tidak kalah penting kamu ketahui. 

Pola Penyajian Artikel

Setiap artikel yang bagus memiliki formula tersendiri. Tidak semua artikel yang ditawarkan selalu menarik bagi pembaca. terkadang kehadiran artikel hanya sekilas lalu saja. Nah, agar artikel kamu menarik butuh pola. Berikut pola penyajian artikel.

pola penyajian artikel
Pola penyajian artikel

1. Pola Pemecahan Topik 

Pola pemecahan topik adalah upaya untuk memecah topik yang menjadi beberapa sub bab atau sub bagian atau menjadi sub topik. Pemecahan sub-sub ini bertujuan untuk memperdalam dan memfokuskan apa yang akan ditulis dan apa yang akan di analisa. 

2. Pola Masalah

Artikel ditulis karena adanya permasalahan. Permasalahan inilah yang mencoba untuk dikemukakan, di analisa, di breakdown dan diuraikan berdasarkan kapasitas keilmuan dan pengetahuan dari penulis. 

3. Pola Kronologi 

Ada juga yang disebut dengan pola kronologi. Pola ini bertujuan untuk menyusun lebih tertata, lebih urut, berkesinambungan, dan berkelanjutan. Sehingga hasil artikel menjadi runut dan runtut, mudah dipahami oleh pembaca. 

4. Pola Pendapat 

Di Bagian ini, penulis memiliki peran untuk mengungkapkan atau menjelaskan alasan pemikiran terkait tema yang diangkat. Di sinilah penulis dapat memasukan data dan fakta yang agar mendukung, menguatkan ataupun mempengaruhi pembaca terhadap pandangan ataupun gagasan yang kamu miliki. 

5. Pola Perbandingan 

Pola yang terakhir adalah pola perbandingan. Nah, jika kamu menggunakan perbandingan tulisan atau kasus, maka wajib untuk komparatif. Yaitu dengan jelas menuliskan persamaan dan perbedaan diantara keduanya tanpa berat sebelah.

Itulah beberapa pola penyajian artikel yang dapat kamu coba. Nah dari beberapa dasar ilmu artikel di atas, sebenarnya dapat dapat dijadikan rambu-rambu dalam menulis artikel yang hendak dikirimkan ke surat kabar ataupun media cetak lainnya. 

Semoga dari ulasan yang singkat tentang artikel ini memberikan wawasan dan memberi keberanian buat memulai menulis. Karena menulis itu sendiri ada banyak sekali manfaat yang akan kamu dapatkan. (Irukawa Elisa)

Menerbitkan Artikel Menjadi Buku

Pastinya kalian sering menulis artikel kan. Daripada tulisan artikel kalian menganggur, bisa banget loh untuk diterbikan menjadi buku. Banyak sekali yang memiliki blog yang memiliki tema yang niche yang kecil dan fokus. Kumpulin menjadi sebuah kumpulan (antologi) buku.

Jika berkenan, bisa langsung terbitkan di Bukunesia atau admin@bukunesia.com saja ya.

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis