Apa itu Author? Pahami Perbedaan dengan Writer

apa itu author

Kalau kalian sering berkecimpung dalam kepenulisan baik itu menulis ilmiah maupun umum pasti sering mendengar author. Sebenarnya apa itu Author? dan juga apa sih perbedaan author dan writer yang sebaiknya diketahui?

Nah, masalah diatas sering muncul karena kebanyakan orang menyamakan arti antara author dan writer (penulis). Padahal keduanya berbeda dari beberapa segi lho. Yuk, pahami dalam pembahasan artikel ini ya.

Definisi Author dan Writer

Secara umum, apabila diartikan dalam bahasa Indonesia author diartikan sebagai pengarang atau penulis sedangkan writer fokus pada hasil menulis (kerjaanya menulis). Apabila ditelaah lebih lanjut, kata author lebih dekat memiliki makna ‘penggagas’ atau ‘pencetus ide’.

Dari sini sudah agak kelihatan ya perbedaan keduanya, antara author dan writer.

Perbedaan Author dan Writer

Apabila kamu sudah memahami mengenai definisi maka akan mudah memahami perbedaan keduanya. Supaya lebih mudah maka akan dibuat poin-poin disini.

1. Kemampuan Menulis

Untuk menjadi author, hal yang ditekankan adalah dalam hal “membuat gagasan atau ide” sehingga siapapun bisa menjadi author asalkan memiliki penemuan baru yang memiliki manfaat kalayak umum. Nah, makanya author bisa berasalah dari guru, dosen, praktisi dan lain sebagainya.

Kalau masalah kemampuan menulis, author biasanya menulis untuk menyampaikan ide gagasannya saja bahkan tidak wajib juga bisa menulis yang ahli karena fokusnya adalah terhadap penemuan gagasan barunya. Disisi lain, writer fokusnya adalah orang yang ahli menulis. Ahli disini tidak serta merta harus memiliki gagasan baru ya, bisa dengan menyadur dari karya-karya orang lain.

Mudahnya, writer ini menawarkan jasa menulisnya kepada orang lain sedangkan author lebih menawarkan ide dan gagasannya. Namun, kemampuan menulis ya tetap harus minimal dasar-dasarnya punya ya.

2. Kepemilikan Gagasan dan Ide

Suda dibahas di atas juga, kalau author itu fokusnya adalah menghasilkan ide, gagasan dan penemuan baru ya. Penemuan ini banyak bidangnya, tidak terbatas pada sains saja. Nah, sedangkan writer tidak harus memiliki gagasan atau ide tersebut. Bisa dengan memanfaatkan karya orang lain kemudian disadur atau disitasi dalam sebuah tulisan.

Seorang author butuh masukan ahli-ahli yang lain dalam menyusun tulisan dan idenya sedangkan writer tidak memerlukan hal tersebut.

Jadi, itulah perbedaan antara author dan writer dan pastinya sudah memahami kan mengenai apa itu author sehingga bisa memposisikan diri apakah mau jadi author atau seorang writer kedepannya. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Baca juga artikel terkait lainnya

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis