Contoh Mite : Jaka Tarub dan Nyi Roro Kidul

contoh mite

Setelah kita membahas apa itu mite dari pengertian jenis hingga ciri ciri. Saat ini kamu akan memberikan dua contoh cerita mite yang terkenal, yaitu jaka tarub dan nyi roro kidul.

Mite termasuk jenis dongeng yang menceritakan tentang benda goib, roh, kepercayaan, dewa dewi atau hal-hal yang bersifat supranatural. Bagi masyarakat mite dianggap dongeng yang dipercaya pernah terjadi pada masa itu. berikut adalah contoh mite.

Contoh Mite Nyi Roro Kidul

Ada sebuah kisah, jika jaman dahulu di Kerajaan Pakuan Pajajaran di Jawa Barat terdapat sebuah kerajaan yang besar. Kerajaan tersebut dipimpin oleh Prabu Siliwangi. 

Prabu Siliwangi dikenal sebagai raja yang arif dan bijaksana. Prabu Siliwangi memiliki putri bernama Kandita. Sebenarnya Prabu Siliwangi memiliki banyak putri dari selir-selirnya. Namun bagi Prabu Siliwangi Putri Kandita lah yang pantas menjadi pewaris tahta kerajaan. 

Mendengar keputusan tersebut, selir dan saudara-saudaranya tidak setuju. Sehingga mereka berkomplot. Akhirnya mereka mengutus dukun agar membuat Putri Kandita dan ibunya sengsara. 

Singkat cerita, Putri Kandita dan permaisuri kerajaan (ibu putri Kandita) selepas tidur mendapati selubuh tubuhnya penuh dengan koreng, yang disertai dengan aroma anyir. Melihat hal tersebut membuat Prabu Siliwangi gelisah. 

Seluruh tabib yang ada sudah dikerahkan untuk mengobati penyakit mereka. Namun hasilnya nihil. Penyakit koreng yang dideritanya semakin parah. Hingga akhirnya permaisuri yang sudah lanjut usia meninggal. Sementara Putri Kandita masih mampu bertahan. 

Prabu Siliwangi pun terhasud dengan anak dan selir-selirnya. Agar penyakitnya tidak menular, akhirnya raja dihasut agar membuang Putri Kandita. Akibat interupsi selirdan anak-anaknya, Raja pun setuju. 

Putri Kandita yang diam-diam mendengar pembicaraan mereka, sedih hatinya. Putri Kandita pun marah dan pergi dari kerajaan, sejauh mungkin yang ia mampu.Sampai di pesisir selatan pulau Jawa. Karena kelelahan, ia pun tertidur. Di dalam tidurnya bermimpi agar menceburkan diri ke laut agar kustanya sembuh. 

Sebangun tidur, Putri Kandita pun mengikuti bisikan tersebut dan kusta atau koreng di dalam tubuhnya pun hilang. Ia kembali menjadi gadis yang cantik. Namun, karena rasa sakit hati Putri Kandita pun memutuskan tidak kembali ke Kerajaan Pajajaran, dan menetap di pesisir pantai selatan bersama penduduk lain. 

Karena kecantikan dan tersohor, banyak yang ingin mempersunting putri Kandita. Karena putri tidak tertarik, maka ia pun membuat syarat yang sulit dengan cara mengadu kesaktian para pangeran yang hendak mempersuntingnya. Bagi yang mampu mengadu kesaktian di atas gelombang laut selatan. Jika mereka kalah, akan menjadi pengikut dan pengawal setia Putri Kandita. Dari sinilah, putri kandita pun menjadi penguasa laut selatan di pulau Jawa, yang kemudian sekarang familiar disebut dengan Nyi Roro Kidul 

Contoh Mite Jaka Tarub 

Pada zaman dahulu,di desa Widodaren, kabupaten Ngawi Jawa Timur ada sebuah al kisah. Dahulu ada seorang pemuda tampan yang bernama Jaka Tarub. Karena wajah yang rupawan, Jaka tarub di desa Widodaren banyak para gadis desa yang ingin menjadi istrinya. Sayangnya, Jaka Tarub belum ada ketertarikan. 

Aktivitas rutin Jaka Tarub adalah mengumpulkan kayu di hutan. Ia pun masuk menembus hutan. Ia berjalan dan terus berjalan mengumpulkan kayu. Dan terdengarlah suara air terjun. Jaka tarub merasa ada yang aneh, karena biasanya air terjun tersebut biasanya sepi, namun kali ini ia mendengar ada banyak suara gadis. 

Karena penasaran, Ia pun menyambangi. Jaka tarub mengendap-endap perlahan dan mendapati banyak perempuan cantik yang sedang mandi, yang diketahui mereka adalah para bidadari dari kahyangan. Joko tarub terpesona pada pandangan pertama dengan kecantikan.

Tanpa berpikir panjang, Jaka tarub pun mengambil satu selenda untuk disembunyikan. Para bidadari yang lain pun mengambil selendang dan kembali terbang ke kayangan. Dampaknya, satu bidadari tidak bisa kembali lagi ke kayangan. Bidadari itu pun sedih dan menangis ketika saudara-saudaranya pulang lebih dulu. 

Melihat semua bidadari pergi, dan melihat bidadari menangis, Jaka tarub pun menghampiri. Momen di sinilah momen perkenalan, yang kemudian kita kenal bidadari tersebut dengan nama Nawang Wulan. 

“Aku akan memberikan apapun jika kamu menemukan selendang ku,” kata nawang Wulan kepada Jaka Tarub.

Jaka tarub masih pura-pura mencari selendang. Dan Jaka tarub menawarkan tempat tinggal selama selendang tersebut belum ditemukan. Singkat cerita, Nawang Wulan dan Jaka Tarub pun akhirnya menikah, dan dikaruniai seorang putri cantik. 

Berkat kehadiran Nawang Wulan, kehidupan putrinya terjamin. Mereka tetap bisa makan tanpa bersusah payah. Namun ada pantangan yang tidak boleh dilanggar, yaitu dilarang membuka panci. Jika pantangan dilanggar, maka kemampuan memasak nawang wulan pun hilang. Dan benar, pantangan inipun dilanggar oleh jaka tarub tersebut dilanggar, sehingga mengharuskan jaka tarub bekerja banting tulang kembali untuk menghidupi keluarganya. 

Seperti biasa, Nawang Wulang hendak menanak nasi. Nawang membuka tempat penyimpanan beras yang sudah mau habis. Betapa kagetnya nawang wulan, jika ternyata ia menemukan selendang di dasar penyimpanan beras.Perasaannya sedih, marah, kecewa dan juga bahagia. Akhirnya Nawang Wulan bisa kembali ke Kayangan.

Itulah dua contoh mite. Dimana kedua cerita mitos di atas dipercayai oleh masyarakat jika cerita itu ada benarnya. Selain itu,  dari kedua contoh di atas memiliki pesan moral kepada para pembacanya. Misalnya di mite joko tarub, yang memiliki pesan pentingnya untuk jujur. Karena kebohongan hanya akan menghasilkan ending yang tidak menyenangkan dan tidak memuaskan. 

Selain dua contoh mite di atas, sebenarnya masih ada banyak sekali contoh-contoh mite. Biasanya setiap daerah memiliki cerita mitosnya sendiri-sendiri. Semoga dari sedikit kisah contoh mite di atas bermanfaat.

(Irukawa Elisa)

Baca juga kumpulan artikel cerita

Panduan Menulis
EBOOK GRATIS
Artrikel Terkait
PROMO TERBIT BUKU