Apa Itu Ide Cerita? Cara Menentukan dan Contoh [Update]

apa itu ide cerita
banner-download-ebook

Sebelum seorang penulis menulis naskah cerita sampai 100 atau bahkan 1.000 halaman, terlebih dahulu menentukan ide cerita atau gagasan cerita. Ide dalam sebuah cerita adalah hal paling krusial, tanpa ide maka cerita tidak akan terbentuk. Tetapi, apa iru ide cerita? Jika ingin memahami silakan baca artikel ini sampai selesai.

Kemudian penulis juga tidak dapat menghasilkan karya yang bisa dinikmati pembaca atau masyarakat luas. Ide bisa dianalogikan sebagai pondasi dalam membangun sebuah bangunan rumah. Menjadi dasar untuk menghasilkan tulisan yang harus dicari dulu oleh seorang penulis. 

Mencari atau menemukan ide tulisan ternyata tidak semudah menjentikan jari. Bahkan dalam berbagai seminar, dan pembicaranya adalah penulis populer. Biasanya peserta seminar akan bertanya mengenai bagaimana proses menemukan ide tulisan? 

Ide tulisan yang sangat krusial membuat pembahasan ini perlu dibahas tuntas dan dibahas tersendiri di luar unsur intrinsik sebuah karya tulis. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Apa yang Dimaksud Ide Cerita?

Ide cerita tersusun atas dua kata, yakni kata “ide” dan disusul kata “cerita”. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), ide merupakan rancangan yang tersusun di pikiran. Sementara menurut KBBI, cerita adalah penuturan tentang suatu kejadian. 

Melalui sebuah cerita maka seseorang bisa menjelaskan suatu kejadian, kronologinya bagaimana, terjadi dimana, kapan waktu kejadian, dan lain sebagainya. Saat diceritakan maka seseorang sudah menghasilkan sebuah cerita yang bisa disampaikan secara lisan maupun secara tertulis. 

Ide cerita kemudian bisa didefinisikan sebagai rancangan kejadian maupun masalah dan penyelesaiannya yang tersusun di dalam pikiran. Dalam sumber lain, ide tulisan atau cerita ini diartikan sebagai gagasan dasar terbentuknya suatu cerita yang utuh. 

Ide ini bisa berupa apa saja, dan bisa didapatkan atau ditemukan penulis kapan saja. Baik ketika direncanakan maupun tidak direncanakan. Misalnya saja penulis sengaja meluangkan waktu duduk di ruangan kosong demi mendapatkan ide tulisan. 

Ada juga penulis yang saat melintas dalam perjalanan pulang menjumpai suatu pemandangan dan terbesit ide dari pemandangan tersebut. Misalnya melihat proses penebangan pohon, proses ini bisa menjadi ide tulisan yang akan dikembangkan penulis menjadi tulisan utuh yang menarik.

Baca juga: Motivasi untuk Penulis Pemula

Cara Menentukan Ide Cerita

Ide cerita bisa muncul kapan saja, dan kemudian perlu dikembangkan dengan baik. Jadi, ide cerita ini masih dalam bentuk tema yang sederhana dan kompleks yang kemudian perlu digarap lebih dalam. 

Misalnya saja saat seorang penulis makan di restoran bersama keluarga. Lalu melihat sendok di atas meja. Sendok ini bisa menjadi ide cerita, dan jenis cerita yang bisa dikembangkan cukup banyak. Misalnya proses pembuatan sendok seperti apa, sejarah sendok bagaimana, cara merawat sendok, dan lain-lain. 

Maka ide tentang sendok kemudian perlu ditentukan lagi agar menjadi ide cerita yang ideal untuk dikembangkan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menentukan ide tulisan yang tepat: 

1. Memilih Ide yang Menarik

Ide merupakan dasar dari sebuah karya tulis, ide yang menarik adalah pilihan terbaik untuk diambil. Sebab semakin menarik ide tulisannya maka semakin menarik pula di mata pembaca. 

Sehingga bagi penulis yang mampu menyampaikan ide-ide yang menarik maka biasanya cerita yang ditulis akan sangat diminati. Kadang kala penulis perlu mengamati pasar untuk mengetahui minat pembaca luas. 

Paling aman adalah mengangkat ide-ide yang sedang diminati agar bisa meraih lebih banyak pembaca, karya yang ditulis kemudian lebih banyak yang laku terjual. Sehingga menentukan ide perlu memperhatikan banyak aspek, terutama aspek eksternal penulis tersebut.  

2. Ide dari Isu Terkini 

Ide cerita juga bisa ditentukan dari isu terkini, perhatikan fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar dan di Indonesia secara nasional. Sehingga bisa diketahui topik apa saja yang sedang hangat diperbincangkan. 

Topik-topik ini bisa melahirkan banyak ide tulisan dan dikembangkan menjadi cerita yang menarik dan berkualitas. Cerita dengan isu terkini juga cenderung sedang diminati. Hasil akan lebih baik lagi jika penulis bisa membuatnya menjadi cerita yang menarik dan berkualitas. 

3. Pastikan Dikuasai 

Ide dari tulisan yang akan dikerjakan sebaiknya memang dikuasai dengan baik. Misalnya seperti ide dari sendok seperti yang dijelaskan di atas. Pastikan saat menjadikan sendok sebagai ide tulisan ada ilmu tentang sendok tersebut. 

Ada pemahaman tentang sendok, misalnya menyukai sendok ketika dipegang dan digunakan untuk makan. Jadi, menentukan ide lebih baik memilih ide-ide yang memang dikuasai tidak perlu menantang diri sendiri mengambil ide yang tidak dipahami. Meskipun ide tersebut menjadi bahan perbincangan terkini. 

Ide yang dikuasai dengan baik akan membuat tulisan lebih mengalir. Penulis bisa menulis lebih banyak karena punya pemahaman yang mendalam. Sehingga penting untuk memilih ide tulisan yang benar-benar dipahami dan dikuasai. 

4. Referensi Mudah Didapatkan 

Ide tulisan sebaiknya memiliki referensi yang mudah untuk didapatkan, kecuali untuk tulisan non ilmiah atau fiksi. Sebab cerita fiksi tidak memerlukan referensi, kecuali untuk fiksi yang menceritakan kehidupan sehari-hari atau mengangkat tokoh dengan profesi yang ada di dunia nyata. 

Maka penulis membutuhkan data agar bisa menggambarkan tokoh dengan baik dan sesuai realitas. Hal ini akan membuat cerita lebih hidup dan enak dibaca, sekaligus bisa menjadi sumber wawasan bagi pembaca. 

5. Sesuai dengan Genre 

Ide cerita sebaiknya juga disesuaikan dengan genre tulisan yang dikuasai atau ditekuni. Jika penulis fokus pada cerita mistis, maka fokus mencari ide tentang cerita hantu yang dianggap menarik. Tidak sampai melebar ke ide cerita lain yang membuat genre tulisan terlalu beragam dan kurang cocok untuk branding diri. Pastikan memiliki konflik yang menari, baca pada cara menentukan konflik cerita.

Cara Menentukan Ide Cerita
Cara Menentukan Ide Cerita

Tips Mendapatkan Ide Cerita yang Menarik

Ide tulisan atau ide cerita memang bisa muncul kapan saja tanpa direncanakan. Hanya saja masih banyak penulis yang kesulitan untuk menemukan ide yang cocok dan dianggap menarik. 

Jika berada dalam kondisi ini, maka seorang penulis akan berusaha untuk segera mengatasinya. Sebab kebuntuan ide yang berlangsung cukup lama bisa membuat karya dari penulis terhambat bahkan macet total. 

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan penulis untuk mendapatkan ide tulisan yang menarik. Diantaranya adalah: 

1. Bertanya pada Diri Sendiri 

Tips pertama untuk mendapatkan ide tulisan adalah dimulai dari diri sendiri yang merupakan sosok terdekat. Bisa bertanya pada diri sendiri mengenai kenangan yang dimiliki, peristiwa enak dan tidak enak yang dialami, atau kegelisahan yang dirasakan. 

Jika merasa gelisah, cari tahu penyebab kegelisahan tersebut. Apakah karena teringat oleh sosok sang mantan? Jika iya, maka bisa menjadikan mantan sebagai ide cerita dan bercerita tentang perjalanan cinta dengan mantan tersebut. 

2. Mengamati Orang Sekitar 

Kalau dari diri sendiri merasa tidak ada hal menarik untuk diangkat sebagai ide tulisan, karena dirasa punya perjalanan hidup yang datar sedatar papan seluncur. Maka bisa mengamati orang sekitar, bisa mencari ide dari pengalaman orang terdekat. 

Misalnya pengalaman teman yang mengejar gebetannya, hal ini bisa dijadikan ide tulisan. Dikembangkan apa adanya sesuai curhatan teman tersebut atau dikembangkan sendiri dengan mengandalkan daya imajinasi. Supaya cerita terasa lebih legit karena dibumbui dengan lebih baik. 

3. Fenomena di Lingkungan Sekitar

Di sekitar kita tentu ada banyak fenomena dimana bisa diartikan sebagai sebuah permasalahan, isu terkini yang hangat diperbincangkan, kasus yang menarik untuk diungkap, dan lain sebagainya. 

Jadikan fenomena-fenomena ini sebagai ide tulisan karena tentunya akan sangat menarik dan bisa ditemukan dengan sangat mudah. Misalnya saja di lingkungan tempat tinggal terbongkar kasus pencabulan oleh seorang ahli agama. Maka bisa dijadikan ide cerita yang menarik. 

4. Daya Imajinasi 

Beberapa orang memiliki kemampuan berimajinasi yang kuat, mereka yang suka tiba-tiba tersenyum atau mendadak meneteskan air mata. Adalah contoh dari orang-orang yang punya daya imajinasi yang tinggi. 

Bagi siapa saja yang punya karakter ini maka bisa menemukan ide cerita dari imajinasinya sendiri. Tinggal dikembangkan menjadi cerita utuh dengan masalah dan penyelesaian yang menarik. 

5. Membaca Lebih Banyak Cerita 

Membaca adalah jendela dunia, dengan membaca maka seseorang bisa mengetahui banyak hal yang terjadi di seluruh penjuru dunia. Membaca kemudian menjadi salah satu jalan yang bisa diambil penulis untuk menemukan ide tulisan. 

Bisa jadi akan menemukan peristiwa menarik di suatu negara atau daerah lain di Indonesia. Merasa masalah tersebut menarik maka bisa diangkat menjadi ide tulisan yang menarik juga. 

6. Menonton Film atau Video 

Menonton film atau mungkin video iklan yang durasinya pendek ternyata juga bisa membantu menemukan ide cerita. Misalnya saja seperti iklan Ramayana tentang budaya membeli baju lebaran. 

Bisa jadi setelah melihatnya teringat dengan masa kecil yang hanya bisa membeli baju baru menjelang lebaran tiba. Bisa dijadikan sebagai ide tulisan dan dikembangkan sekreatif mungkin. 

Pada dasarnya untuk menentukan ide tulisan tidak harus orisinil hasil pemikiran pribadi, bisa juga terinspirasi dari cerita lain. Hanya saja usahakan jangan sampai sama persis tetap wajib dimodifikasi agar terhindar dari tindakan plagiarisme. 

7. Mendengarkan Lagu 

Mendengarkan lagu baik di aplikasi pemutar musik, radio, maupun acara musik di televisi dan media lain. Ternyata juga bisa menjadi media untuk membantu menemukan ide tulisan. 

Bisa jadi ada lagu yang mengangkat tema persahabatan yang seperti kepompong, atau mungkin lagu yang membahas mantan terindah, dan lain sebagainya. Lewat agu-lagu inilah seorang penulis bisa menemukan ide dan dikembangkan sendiri. 

Lagu tentang persahabatan bisa mendapatkan ide mengangkat cerita persahabatan. Buatlah jalan cerita yang orisinil yang merupakan hasil karya diri sendiri. Sehingga dikenal sebagai penulis kreatif dan bebas dari tindakan plagiarisme. 

10 Contoh Ide Cerita untuk Cerpen dan Novel

Supaya lebih mudah lagi dalam menentukan ide cerita maka perlu mencari contoh-contoh yang menarik. Pada dasarnya ide tulisan untuk cerpen dan novel bisa dibuat sama, hanya saja untuk cerpen dibuat ringkas dengan tokoh yang terbatas. Sementara novel bisa dibuat lebih kompleks. Berikut 10 contoh ide tulisan yang bisa dijadikan referensi: 

  1. Cinta segitiga antara sahabat. 
  2. Sepasang sahabat yang saling jatuh cinta. 
  3. Seseorang yang jatuh cinta pada orang yang dibencinya. 
  4. Cinta tumbuh setelah menikah karena perjodohan orangtua. 
  5. Cerita kandasnya rumah tangga karena masalah ekonomi. 
  6. Cerita sedih sang mantan yang jahanam. 
  7. Kisah penyedia jasa reparasi elektronik menemukan cintanya dari salah satu pelanggan. 
  8. Kisah cinta pacar lima langkah, jatuh cinta ke tetangga sebelah rumah. 
  9. Kisah televisi, televisi di rumah yang menemani sebuah keluarga dari masa ke masa. 
  10. Kisah smartphone, seseorang yang mampu berpenghasilan dengan memanfaatkan smartphone. 

Menentukan ide cerita ternyata tidak susah, sesuai penjelasan di atas maka ada banyak tips bisa dilakukan. Silahkan di praktekan agar bisa menulis lebih banyak cerita menarik, orisinil, dan juga diminati oleh publik.

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis