Pengertian dan Ciri-Ciri Karangan Non Fiksi

Ciri Ciri Karangan Non Fiksi yang wajib diketahui

Jenis tulisan yang populer saat ini dibedakan menjadi 2, yaitu karangan fiksi dan karangan non fiksi. Namun, bagaimana ciri-ciri karangan ini dan bagaimana cara menulis yang baik dan benar?

Nah, pada artikel ini akan dibahas secara tuntas dan jelas mulai dari pengertian, jenis-jenis, ciri-ciri dan cara menyusun teks non fiksi yang baik dan benar.

Pengertian Karangan Non Fiksi

Definisi karya karangan non fiksi adalah karya tulis bersifat fakta bukan khayalan dan fakta tersebut merupakan kebenaran yang bisa dibuktikan serta ditulis berdasarkan kajian keilmuan atau pengalaman serta bersifat informatif.

Bahasa yang digunakan dalam karya non fiksi ini adalah bahasa yang BAKU serta harus ada acuan untuk mendapatkan pengakuan yang benar. Bentuk karangan non fiksi bisa berupa deskripsi, eksposisi maupun argumentasi.

Ciri-Ciri Karangan Teks Non Fiksi

Setelah memahami pengertian dan definisinya, selanjutnya kalian wajib memahami ciri-ciri mengenai karangan Non Fiksi itu sendiri. Berikut beberapa ciri teks non Fiksi sebelum membuat karangan.

  1. Karangan berisi suatu informasi yang berupa fakta untuk menjelaskan sebuah objek atau kejadian yang ada.
  2. Bertujuan untuk mengajak orang berpikir dan menalar secara objektif dan berlogika.
  3. Menggunakan bahasa yang denotatif bukan konotatif serta menunjuk pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak bermakna ganda (multitafsir).
  4. Penjelasan berupa fakta atau gagasan ide.
  5. Didukung dengan data, gambar, grafik, tabel atau diagram.

Jenis Karangan Non Fiksi

Berikut ini beberapa teks atau karangan yang termasuk dalam ruang lingkup Non Fiksi.

1. Biografi

Secara sederhana, biografi merupakan sebuah tulisan yang menceritakan detail kehidupan seseorang baik seorang tokoh atau orang biasa yang memiliki inspirasi. 

Biografi ini dapat dibuat untuk orang yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia tetapi meninggalkan karya atau ada narasumber yang bisa ditanyai secara lengkap tentang kehidupan sang tokoh.

Tujuan biografi adalah bisa memberikan beberapa contoh dan kisah kepada pembaca tentang cerita dan keteladanan pada diri tokoh yang diceritakan.

Baca juga : Cara Menulis Biografi Penulis Buku

2. Esai

Jenis tulisan non fiksi yang kedua adalah esai. Esai ini biasanya berisi sebuah gagasan ide ataupun kritik yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca atau pihak tertentu.

Menurut KBBI, esai adalah karangan prosa yang berisi bahasan masalah tertentu dan biasanya masalah spesifik serta ringkas dan padat dari sudut pandang sang penulis. Ciri utamanya adalah bahasanya menggunakan bahasa yang baku, ada opini dan fakta didalamnya serta penulis ingin mendapatkan dukungan tentang argumen yang disampaikan tersebut.

3. Makalah

Ketiga ada makalah. Makalah ini merupakan salah satu jenis karya tulis ilmiah yang fokusnya untuk ilmu pengetahuan dan dalam tulisannya harus disertai dengan solusi-solusi dari permasalahan yang diangkat secara jelas dan pasti.

Masalah dalam ruang lingkup pendidikan yang dimasukkan dalam makalah biasanya sangat fokus sehingga langsung bisa memberikan solusi terkait masalah yang dibahas tersebut. 

Kalian pasti sering kan dapat tugas membuat makalah? hehe.

4. Kamus

Kamus merupakan sebuah karya yang dijadikan rujukan atau acuan yang berisi dan ungkapan, disusun menurut abjad, terdapat penjelasan makna, penggunaan dan terjemahan serta bisa ditemukan dalam bentuk fisik maupun digital.

Kalau sekarang, kamus digital sudah banyak sekali bahkan tidak berbasis web lagi tetapi sudah berbasis aplikasi.

5. Artikel

Terakhir dan pasti semuanya mengenalnya, yaitu artikel. Artikel diartikan secara sederhana sebagai karangan bebas yang membahas tema yang bebas berisi sebuah jawaban dari persoalan, permintaan dari pembaca atau keresahan masalah sosial yang muncul.

Nah, artikel sendiri dalam dunia ilmiah disebut juga dengan artikel ilmiah. Bahasan dalam artikel ilmiah biasanya lebih berat lagi dan bukan hanya sekedar opini semata.

Banyak sekali ya jenis-jenis karangan atau teks non fiksi itu. Kalau kalian biasanya sering menulis yang mana nih? Buat kamu yang suka menulis artikel, bisa nih untuk membaca Panduan Cara Membuat Kerangka Artikel.

Cara Membuat Karangan Non Fiksi

Setelah mendalami masalah jenis-jenis, kebanyakan jenis karangan non fiksi yang sering ditulis oleh orang adalah esai, artikel dan makalah ya. Nah, ketiganya memiliki pola yang hampir sama untuk membuat dan menyusunnya. Berikut ini cara membuat karangan non fiksi ya.

1. Menentukan Ide dan gagasan

Tugas pertama adalah menemukan masalah, menemukan ide gagasan, bagaimana gagasan tersebut ingin diterapkan serta menentukan kira-kira tema dan judulnya yang tepat seperti apa.

2. Mencari referensi pendukung

Non fiksi sifatnya adalah karangan berdasarkan fakta. Jadi, referensi pendukung diperlukan untuk bisa menulis. Pendukung ini bisa dari penelitian, dari survei ataupun dari sumber lainnya seperti portal berita juga bisa ya.

Intinya adalah pendukung ini menunjukkan fakta yang ditulis memang benar adanya.

3. Menulis

Menulis karangan tidaklah susah, yang penting adalah sudah mengetahui apa yang ingin ditulis, sudah membuat kerangkanya dan mempunyai referensi pendukung  sehingga saat menulis tidak terganggu oleh hal-hal lainnya/

Berikut ini kerangka Karangan Non Fiksi yang harus ada ya.

a. Orientasi

Orientasi dikenal juga sebagai pendahuluan dan fokusnya di latar belakang, yaitu untuk mengenalkan tentang kajian atau bahasan yang akan diulas.

b. Urutan Peristiwa

Ceritakan urutan mulai dari permasalahan sampai muncul masalah tersebut terjadi. Disini, solusi juga dimasukkan sebagai salah satu urutan peristiwa ya.

c. Reorientasi

Terakhir, berikan kesimpulan yang jelas dan saran atau pesan selanjutnya untuk pembaca dan dirinya sendiri.

4. Revisi Karangan

Tahapan selanjutnya melakukan revisi. Aspek yang direvisi adalah struktur dan kebahasaan.

5. Editing 

Terakhir, tahapan editing (penyuntingan). Lebih dari revisi, editing akan melihat hal-hal detail seperti kesalahan ketik, kesalahan penggunaan kata dan kalimat dan menambahkan ilustrasi jika dibutuhkan.

6. Terbitkan

Menerbitkan ini bisa melalui website atau yang paling baik sih dijadikan buku. Nah, untuk kalian yang sudah memiliki beberapa karangan non fiksi dan ingin dibukukan, bisa banget dan masalah lainnya akan dibantu oleh Tim Penerbit Bukunesia.
Jangan sia-siakan naskah yang telah terkumpul tersebut, mending diterbitkan menjadi buku saja dan kalian bisa menyebarkan inspirasi gagasan ide serta mendapatkan pendapatan lebih. Terbitkan bukumu di Penerbit Bukunesia atau hubungi admin@bukunesia.com

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis