Unsur-Unsur Sistematika Buku Non Fiksi

unsur sistematika buku non fiksi

Buku nonfiksi merupakan buku yang berisi kejadian fakta yang bersifat informatif dan memiliki sistematikanya. Berikut ini akan dibahas lengkap apa saja unsur sistematika buku non fiksi beserta dengan penjelasan singkatnya.

Menyusun buku non fiksi biasanya lebih mudah daripada fiksi karena semuanya berbasis data dan juga berbasis kenyataan (fakta). Opini-opini yang diangkat pun juga berdasarkan data-data pendukungnya yang bersifat informatif.

Sebelumnya, aku sudah membahas lengkap juga mengenai karya non fiksi ini. Kalian bisa baca pada Ciri-Ciri Karangan Non Fiksi.

Setelah membacanya, yuk langsung ke penjelasan lengkap pada pembahasan sistematika buku non fiksi yang wajib ada dan diperhatikan oleh seorang penulis yang ingin menerbitkan buku.

Sistematika Buku Non Fiksi

Umumnya, sistematika merupakan tata cara yang urut dan runtut dalam marangkai sebuah paragraf, gagasan ataupun laporan (bisa berupa buku). Nah, apa saja yang harus ada dalam buku non fiksi itu sendiri? Berikut urutannya.

1. Sampul

Sampul ini adalah bagaikan baju dalam diri kita sebagai manusia. Dengan membuat sampul, orang akan lebih mengetahui “kira-kira” isi bukunya. Dalam cover buku, ada judul, nama penerbit, nama penulis dan juga sinopsis yang ada di bagian cover belakang.

Baca juga: 5 Psikologi Warna Cover Buku

2. Halaman judul

Kedua, halaman judul. Halaman judul ini penting karena judul buku merupakan hal pertama yang akan dibaca oleh orang. Nah, maksudnya halaman judul disini adalah halaman khusus yang terdiri dari judul saja ya. Bukan yang ada di dalam cover.

halaman judul buku
halaman judul buku

Nah, karena kalau halaman judul saja akan sangat sedikit, biasanya pihak penerbit menambahkan informasi seperti pada gambar di atas. ISBN, cetakan, desainer, dsb.

3. Kata pengantar atau prakata

Sistematika ketiga adalah dengan kata pengantar dan prakata. Kata dan pengantar ini diisi oleh sang penulis untuk mengucapkan tanda terima kasih serta mengenalkan tentang “mengapa buku ini dibuat”. Contohnya seperti berikut ini.

contoh kata pengantar buku
contoh kata pengantar buku

4. Daftar isi

Struktur buku non fiksi yang keempat adalah daftar isi. Nah, daftar isi pastinya sudah bisa semuanya ya mengani ini. Buatlah daftar isi yang menarik dan memberikan ringkasan untuk setiap bab yang dibahas di dalamnya.

5. Isi buku yang disusun dalam bab

Sistematika buku yang selanjutnya adalah isi dari buku itu sendiri. Isi buku ini berdasarkan bab ya. Bab-Bab ini disusun dengan menyusun kerangka yang baik. Nah, bagaimana membuat kerangka ini, sebenarnya hampir sama semuanya baik menulis esai, buku, artikel atau laporan.

Misalnya artikel, kalian bisa membacanya pada penjelasan Menyusun Kerangka Artikel.

6. Glosarium

Secara umum, glosarium merupakan daftar kata atau istilah penting yang dikumpulkan dan disusun urut berdasarkan alfabet yang di lengkapi dengan definisi yang mudah dipahami.

7. Daftar pustaka

Daftar pustaka dalam buku non fiksi, hukumnya wajib karena isi dalam buku ini buku yang berisikan informasi fakta dan kebenaran, sedangkan untuk buku non fiksi, daftar buku ini tidak harus ada.

8. Indeks

Indeks buku adalah daftar istilah atau tokoh penting yang ada di dalam buku dan menunjukkan dimana saja kata-kata penting tersebut berada. Bisanya diurutkan berdasarkan abjad, berisi istilah dan halaman-halamannya.

9. Lampiran

Terakhir adalah menambahkan lampiran yang diperlukan. Lampiran ini banyak yang bisa disampaikan ya. Bisa berupa data yang sangat banyak dan hal-hal lainnya.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Sudah tau kan mengenai 9 unsur sistematika buku non fiksi ini? Hal yang harus diperhatikan adalah unsur-unsur tadi haruslah urut dan tidak boleh saling menukar tempat. Semoga bermanfaat ya dan semangat untuk menulis buku.

Artikel Terkait

Bagikan Artikel ini

Facebook
Twitter
LinkedIn

Penulis